UIN Raden Fatah Lepas 220 Mahasiswa KKN

UIN Raden Fatah Lepas 220 Mahasiswa KKN
Pelepasan 220 mahasiswa kkn UIN Raden Fattah Palembang (MEDIASRIWIJAYA.COM/Yanti)

PALEMBANG,MEDIASRIWIJAYA.com - Sebanyak 220 mahasiswa UIN Raden Fatah dilepas untuk menjalani KKN di Kecamatan Kecamatan Sukarami, Palembang. Mereka berasal dari Fakultas dan Komunikasi, Kamis (20/12).

Wakil Dekan I Fakultas Dakwah dan Komunikasi Dr Abdur Razzaq menerangkan, pada KKN Mandiri ini mahasiswa akan memfokuskan pada pemberdayaan masjid dan pengembangan dakwah, mahasiswa akan terbagi menjadi 20 posko di masjid di kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarame.

"Pada kegiatan ini saya mengharapkan mahasiswa bisa menerapkan ilmu yang ada di kuliah dan disinkronkan dengan masyarakat sesuai dengan jurusan masing-masing yang dikaitkan dengan nilai-nilai dakwah, serta bagaimana pemetaan dakwah yang mereka buat," ungkapnya.

Dia menjelaskan, maksud dari mensinkronkan ilmu yang mereka dapat dan dakwah adalah, seperti produk-produk yang berorientasikan ke peta dakwah.

"Seperti film yang berbasis dakwah, program rumah konsultasi dakwah, fotografi dakwah, dan lain sebagainya yang orientasinya mengarah ke dakwah," lanjutnya.

Koordinator KKN Nurseri Hasnah menuturkan, jika alasan pemilihan Kecamatan Sukarame sebagai lokasi berlangsungnya KKN adalah sebagai media dakwah secara bertahap.

"Pemetaan awal kita lakukan di Kecamatan Sukarame terlebih dahulu agar tau bagaimana kondisinya, nanti pada pelaksanaan KKN berikutnya kita gelar di lokasi lain sebagai bentuk pemetaan dakwah di Kota Palembang sehingga bisa membantu pergerakan dakwah yang dilakukan mahasiswa," jelas Nurseri.

Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Sukarame Muhammad Natsir mengharapkan, mahasiswa menjadi penggerak program masyarakat dan dilatih untuk menghidupkan kembali majelis taklim yang ada.

"Kami berharap mahasiswa ini dapat melaksanakan tugasnya dam memberikan masukkan kepada masyarakat sesuai dengan jurusannya. Selain itu, mereka pun akan dilatih pemuka agama dan menggantikan kader-kader untuk menghidupkan dakwah," ujarnya. (Yanti)