Tiga Direksi Patralog BUMD Milik Pemkot Palembang Nyaleg, Baru Dua Yang Mengajukan Surat Pengunduran Diri

Tiga Direksi Patralog BUMD Milik Pemkot Palembang Nyaleg, Baru Dua Yang Mengajukan Surat Pengunduran Diri
ilustrasi (net/pemilu.com)

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA.com -  Pasca dilantiknya Walikota dan Wakil Walikota Palembang terpilih, banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus dikerjakan. Salah satunya adalah melakukan evaluasi terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, yakni PT Palembang Trading and Logistik (Patralog).

Badan usaha yang sempat vakum cukup lama ini, akan ditinggalkan tiga orang pimpinan direksi, karena ketiganya akan maju sebagai calon anggota legislatif periode 2019-2024. Bahkan, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra, Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Sulaiman Amin membenarkan adanya pengunduran beberapa direksi PT Patralog, karena alasan mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif (caleg). "Saya belum dapat laporan dari Bagian Perekonomian. Tapi, secara aturan, pegawai BUMD harus mundur jika mereka mencalonkan diri sebagai Kepala Daerah termasuk yang mencalonkan diri sebagai caleg," katanya, Kamis (13/9/18).

Sulaiman mengatakan, evaluasi harus dilakukan jika memang ketiga direksi sah maju sebagai calon anggota legislatif berdasarkan Daftar Calon Tetap (DCT) dan menjadi salah satu syarat untuk mereka maju sebagai caleg. "Jika memang mereka resmi, maka kami harus menyusun lagi susunan Direksi Patralog. Mungkin setelah pelantikan akan disusun lagi," ulasnya.

Disinggung mengenai siapa saja yang sudah mengajukan surat pengunduran diri, Sulaiman tidak dapat memastikan. Karena nanti setiap calon akan menerima surat pengunduran diri dengan alasan apa. "Setelah pelantikan Walikota baru ini, akan dievaluasi. Sekalian pemaparan program kerja ke depan karena Patralog ini kurang begitu aktif juga," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Palembang, melalui Kasubag Penanaman Modal, Lili Suliani menerangkan, sampai saat ini baru dua nama yang sudah mengajukan surat pengunduran diri. Pertama ada nama Ilyas Hasbullah sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Patralog, kedua Surya Rahman sebagai Direktur Administrasi Keuangan di perusahaan yang sama. "Baru dua, dan keduanya mengundurkan diri karena alasan akan maju mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif," terangnya.

Lebih lanjut disampaikan Lili, sebelumnya ada nama Nirmala Dewi yang menjabat Komisaris 2, yang sudah lebih dulu mundur pada April 2018. Terkait ada nama Suparman Roman yang menjabat Direktur Operasional (Dirops) PT Patralog, dan mencalonkan diri juga sebagai caleg, pihaknya belum menerima surat pengunduran  diri dari yang bersangkutan. "Total tiga, dua direksi dan satu komisaris. Yang lain tidak ada yang mengundurkan diri," ujarnya.

Lili menerangkan, untuk direksi ataupun pegawai BUMD yang mencalonkan diri sebagai calon legislatif, wajib mundur. "Sama seperti PNS, dan pegawai lain di Pemerintahan, caleg harus mundur. Begitu juga di BUMD," tambahnya.