Selain Mengatasi Kemacetan, LRT Kini Jadi Tempat Berteduh Warga Palembang

Selain Mengatasi Kemacetan, LRT Kini Jadi Tempat Berteduh Warga Palembang
LRT menjadi tempat berteduh (MEDIASRIWIJAYA.COM/Net)

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA.COM -Ternyata Lintas Rel Terpadu [LRT] Palembang membawa untung bagi masyarakat Kota Palembang, selain untuk menghindari dari panas (teduh), LRT juga untuk tempat berteduh di kala musim hujan seperti saat ini seperti dilansir lenterapendidikan.com.

Dilihat dari sisi materi, bagi perusahaan pengelolanya LRT mungkin belum mampu memberikan pendapatan yang diharapkan (keuntungan). Terlebih ‘Spur Dipucuk’ sebutan mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, baru beroperasional se umur jagung, tepatnya pada saat Asian Games, Agustus lalu. Dibangunnya LRT atas gagasan Alex Noerdin, gunanya salah satunya untuk menguraikan kemacetan di Kota Palembang.

Namun mungkin saat ini mantan gubernur Sumsel ini tak sadar jika LRT sudah menjadi ‘Payung Terpanjang sebagai tempat berteduh dari panas dan hujan [multi manfaat]. Bahkan saat hujan lebat, banyak masyarakat memanfaatkan rel lintas LRT untuk tempat berteduh dari hujan.

“Alhamdulillah, terima kasih, Pak Alex, sudah menjadi Palembang maju, terus saat hujan panas kami bisa bertenduh, karena Pak Alex sudah membantu membangun ‘Payung Terpanjang’, untuk berteduh disaat nunggu hujan berhenti, dan untuk berteduh ketika panas terik,” ungkap Maddon, seorang Warga Palembang yang tengah berteduh menunggu hujan reda.

Dia mengatakan, sebenarnya dia mau pulang ke kos-an di Kawasan Kebun Bunga Palembang dari tempat kuliahnya diperguruan tinggi di daerah Plaju, tiba – tiba hujan datang, terpaksa dia mengambil alternative, seperti pengendara lainnya.

“Saya ikutan saja pak, liat rame ya kita ikut juga, tapi tetap tak mengganggu lajur jalan mobil sepertinya,” jelas dia.