Satlantas Polres OKI, Razia Lalu Bagikan Helm untuk Anak-anak

Satlantas Polres OKI, Razia Lalu Bagikan Helm untuk Anak-anak
MEDIASRIWIJAYA.com/Novitasari Kasat Lantas Polres OKI AKP Ricky Nugraha SIk usai memasangkan helm bagi penumpang anak-anak yang awalnya tidak menggunakan helm.

KAYUAGUNG, MEDIASRIWIJAYA.COM -- Pembagian helm untuk anak-anak SD, oleh Satlantas Polres OKI, dalam rangka meningkatkan kesadaran berlalulintas sejak dini terhadap anak-anak dibawah umur yang tidak menggunakan helm, Kamis (8/11/18).

Helm tersebut dibagikan oleh Kasat Lakantas AKP Ricky Nugraha SIk didampingi Kanit Patwal Iptu Sadikin dan Kanit Laka Trisapto dalam rangka meningkatkan kesadaran orang tua yang membawa kendaraan akan anak-anak. "Banyak pengendara membawa anak tanpa menggunakan helm. Padahal helm penting untuk keselamatan anak itu sendiri," kata Kapolres OKI AKBP Ade Harianto SH MH melalui Kasat Lantas AKP Ricky Nugraha SIk.

Masih kata, Kasat operasi zebra Tahun 2018 ini, tidak hanya melakukan tindakan tegas tilang. Pihak lantas juga melakukan pembinaan dan arahan serta bantuan dengan cara membagikan helm khusus anak-anak di usia dini.

Terkait jumlah helm yang dibagikan, sesuai dengan kendaraan yang melintas membawa anak yang tidak menggunakan helm yang dibagikan secara cuma-cuma alias gratis.

"Karena terlalu banyak yang tidak menggunakan helm, kami hanya mengevaluasi dan memberikan teguran kepada orang tua agar dalam berkendara baik tua maupun muda apalagi anak-anak diwajibkan pakai helm guna keselamatan," ujar Ricky.

Salah satu pengendara Dewi (29) warga Kayuagung, kaget ketika kendaraannya yang melintas di simpang empat lampu merah dihentikan banyak petugas, polisi berseragam lengkap.

"Saya cemas ketika motor saya dihentikan. Eh ternyata saya hanya diberikan peringatan agar anak yang saya bonceng diminta pakai helm," ucap Dewi yang berterimakasih atas perhatian dan kepedulian Polantas akan helm.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD Jaringan Pendamping Kinerja Pemerintah (JPKP) Kabupaten OKI, Abu Bakar berharap, pihak kepolisian terus meningkatkan penjagaan di titik keramaian pada saat jam masuk dan pulang sekolah.

"Ada beberapa tempat sekolahan yang padat seperti di SD komplek jelas padat kendaraan hingga kerap menyebabkan kemacetan dan tidak ada pengatur lalulintas di sana. Apalagi lokasi SD Komplek tak jauh dari kantor Kecamatan Kayuagung," katanya. (Novi)