RPH Modern Segera Beroperasi, Bisa Potong 200 Ekor Per Hari

RPH Modern Segera Beroperasi, Bisa Potong 200 Ekor Per Hari
Ilustrasi Rumah Potong Hewan (RPH) (MEDIASRIWIJAYA.COM/Saf)

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA. Com – Jika tidak ada halangan, akhir Januari ini Rumah Potong Hewan (RPH) modern segera beroperasi. Pemerintah Kota Palembang bakal merangkul para pengusaha sapi potong yang ada di Kota Palembang dan bergabung di RPH modern.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang, Sayuti mengatakan, dengan adanya RPH modern diharapkan pengusaha ikut bergabung.

“Karena sebelumnya pengusaha pemotongan sapi keluar dari RPH dan membuat usaha pemotongan menjadi redup. Sehingga sapi yang dipotong berkurang," bebernya, Kamis (10/1).

"Seharusnya", kata Sayuti, "kebutuhan daging segar di Palembang 45 ekor atau sekitar 300 kg sampai 400 kg perhari. Tapi karena ada pengusaha yang keluar sehingga rata-rata sapi yang dipotong 15-20 ekor perhari dari tiga pengusaha," katanya.

Sayuti menjelaskan, berkurangnya sapi uang dipotong ini juga lantaran persaingan pasar. Pasalnya sebagian besar usaha catering di Palembang lebih memilih daging beku asal impor dibandingkan daging segar. Perbedaan harga diyakini menjadi salah satu penyebabnya.

"Pengusaha catering lebih memilih daging beku yang harganya Rp80 ribu, sementara daging segar paling mahal Rp125 ribu. Ini yang membuat usaha pemotongan sepi," katanya.

Karena itu dengan rampungnya pembangunan RPH Modern yang berlokasi di Gandus tersebut dapat dijadikan sebagai wadah untuk para pengusaha pemotongan sapi di Palembang. Yang mana dipastikan 21 Januari nanti RPH Modern tersebut akan mulai dioperasionalkan.

"Dengan kapasitas pemotongan 200 ekor perhari, kita juga punya fasilitas freezer dan mobil box sebagai angkutannya," jelasnya.

Ia menjelaskan, setelah RPH ini selesai, pihaknya menganjurkan semua pengusaha sapi melakukan pemotongan hewan di RPH Gandus karena sudah ada payung hukumnya berupa Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 tahun 2014 tentang pembinaan dan retribusi rumah potong hewan.

"Hewan yang dipotong harus terjaga keamanan, kesehatan dan kehalalannya. Prinsipnya di RPH itu ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal). Jadi harus sehat dan bersih," katanya. (saf)