Rizki Nekat Bacok Tiga Pemuda dalam Masjid Saat Latihan Hadroh

Rizki Nekat Bacok Tiga Pemuda dalam Masjid Saat Latihan Hadroh
(fdl/mediasriwijaya.com)

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA.COM -- Riski Akbar (23) warga Jl KHA Azhari Lrg. Keramat Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU I terpaksa diamankan petugas kepolisian Polsek SU 1 Palembang dikarenakan ulahnya telah nekat masuk ke dalam masjid Nurul Huda Lr. Keramat dan melukai tiga remaja yang tengah latihan seni hadroh dengan membabi buta pada sekitar pukul 22.30 WIB Senin (5/11/18) malam lalu.  

Akibatnya perbuatannya tersebut ketiga remaja yang masih tetangganya ini masing-masing M Robi Firmansyah (17), Ardiansyah (17) dan Egi (16) mengalami luka serius di beberapa bagian tubuhnya dan terpaksa harus dilarikan ke RSUD Palembang Bari guna menjalani perawatan intensif. Sedangkan, selepas mengamuk melukai para korban, tersangka Riski langsung diamankan warga dan selanjutnya diserahkan kepada petugas Polsek SU I yang datang beberapa saat selepas kejadian.

Entah apa yang merasuki pikiran pelaku hingga nekat berbuat keji telah membacok temannya saat berada dalam masjid, berdasarkan informasi yang di dapat kan bahwa sesaat sebelum kejadian seperti biasanya, sejumlah remaja Majelis Ta'lim Masjid Nurul Huda Kelurahan 5 Ulu menggelar latihan seni musik Islami Hadroh dengan menggunakan pengeras suara.

Namun, disisi lain di rumahnya tersangka Rizki merasa terusik ketika mendengar suara hadroh dari pengeras suara yang sampai terdengar ke dalam rumahnya, akhirnya dengan amarah yang memuncak tersangka mendatangi dan masuk ke dalam masjid sembari menentang sebilah  pisau panjang. Tanpa basa basi saat itu juga tersangka dengan sebilah pisau tersebut secara membabi buta ke arah para remaja masjid yang saat itu tengah fokus latihan hadroh, tak hanya itu beberapa korban sempat dipukul di bagian kepala dengan menggunakan gagang pisau.

Mendengar terjadi ribut-ribu di dalam masjid membuat sejumlah warga di sekitar masjid Nurul Huda masuk ke dalam dan mendapat tiga orang korban bersimbah darah setelah dibacok oleh tersangka. Di antaranya, korban Robi yang mengalami luka bacok di tubuh bagian belakang, Ardiansyah luka memar di tangan dan pipinya serta Egi mengalami luka di pipi kanan.

“Saat itu, begitu dengar ribut-ribut di masjid warga masuk ke masjid dan melihat dia (tersangka Riski,red) masih memegang pisau dan untuk menghindari lebih banyak korban dia langsung kita amankan. Dan beberapa saat setelah itu datang petugas Polsek SU I. Dia ngamuk di dalam masjid katanya tidak senang mendengar suara nyanyian hadroh melalui mengeras suara masjid,” ungkap M Rasyid (66) warga sekitar masjid Nurul Huda yang membuat laporan ke Mapolsek SU I.

Sementara itu saat ditemui di Mapolsek SU I, tersangka Rizku mengakui dirinya khilaf dan menyesal telah melakukan tindak penganiayaan disertai pemberatan terhadap para korban tersebut.

“Iya Pak waktu itu saya hanya ringam (kesal) dikarenakan suara mereka melalui pengeras suara masjid mengganggu tidur saya karena waktu itu juga sudah larut malam, saya sadar saat melukai mereka. Sekali lagi saya menyesal, pak,” ungkap tersangka yang sebelumnya sempat memberikan keterangan yang berbelit-belit lantaran juga sebagai pengguna narkoba ini.

Kapolsek SU I Kompol Mayestika Hidayat,Sik melalui PS. Kanit Reskrim Polsek SU I, Iptu Irwan Sidiq yang dikonfirmasi terkait penangkapan tersangka ini membenarkannya. Dikatakan Irwan, tersangka diamankan warga dan langsung dijemput petugas unit reskrim Polsek SU I lantaran mengamuk dan melukai beberapa orang remaja masjid yang tengah mengikuti latihan hadroh.

“Saat itu tersangka telah diamankan di Mapolsek SU I dan masih diperiksa intensif, selain tersangka turut diamankan juga satu bilah pisau besar yang diduga dipakai tersangka untk melukai korban. Tersangka dikenakan pasal 351 ayat 2 KUHPidana yang menyebabkan korbannya luka berat dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun,”  imbuh Irwan didampingi Panit Reskrim Polsek SU I, Ipda Heryanto di ruang kerjanya. (fdl)