Pura-Pura Mau Shalat, Curi Kotak Amal Masjid

Pura-Pura Mau Shalat, Curi Kotak Amal Masjid
MEDIASRIWIJAYA.COM/Ly Tersangka Pencuri Kotak Amal Masjid

PALEMBANG.MEDIASRIWIJAYA.com,- Seorang laki- laki pedagang siomai keliling. Kamad (36) nekat mencuri kotak amal Masjid Al Muhajirin Al Sahba, Jalan Sako Baru Palembang. Kamis (8/11/18). Pukul 13.30 Wib.

Pelaku Kamad, yang baru 17 hari menetap di Jalan Pancasila Kelurahan Sako Baru Palembang. Kedapatan mencongkel dua kotak amal warna cokelat dan kuning milik Masjid Al Muhajirin Al Sahba Sako Baru Palembang.

​​​​​​MEDIASRIWIJAYA.COM/Ly

Pelaku Kamad, melihat situasi masjid mulai sepi, usai shalat zhuhur, pelaku mulai beraksi, dengan berpura-pura akan shalat zhuhur, pelaku beraksi. Sialnya, saat pelaku beraksi ketahuan seorang warga, dan langsung diteriaki maling.

Karena aksinya ketahuan warga, pelaku pun berusaha kabur, akan tetapi pelaku berhasil ditangkap warga, beruntung pelaku tidak dihajar warga yang kesal atas ulahnya. Karena di waktu yang bersamaan, melintas petugas patroli Polsek Sako Palembang yang sedang hunting patroli. Selanjutnya pelaku, bersama gerobak siomai dan dua kotak amal masjid yang ternyata berisi Rp 70.000, langsung digelandang ke Mapolsek Sako Palembang.

Bahkan foto pelaku yang diamankan dalam mobil patroli Polsek Sako Palembang, sempat viral di media sosial Instagram.

Dalam pengakuan pelaku Kamad, bapak dua anak ini, dengan tangan diborgol mengaku dirinya terpaksa karena tidak ada biaya untuk berobat anaknya.

"Saya biasa jualan depan masjid itu, saya pura- pura shalat, kotaknya saya congkel pakai obeng, saya ke pelet, karena anak saya sakit. Saya khilaf, saya menyesal pak. Saya minta maaf Pak" akunya.

Hal di luar dugaan Sofian Zubir, Ketua Pengurus Masjid Masjid Al Muhajirin Al Sahba, yang datang ke ruang Riksa Polsek Sako Palembang yang bertemu langsung dengan pelaku.

Di hadapan penyidik dan pelaku, mengatakan jika pihaknya telah memaafkan pelaku, Meskipun pengakuan Tersangka baru sekali tapi, di masjid ini suda tiga kali kemalingan.

"Kau harus minta maaf sama Allah, ini yang pertama dan yang terakhir, kau ini yang ketiga (kotak amal dicuri-red). Saya berpatokan secara kemanusiaan, kami dengan ikhlas, kalau ada yang melapor kami cabut, apa lagi kata dia anaknya sakit. Tapi, kalau pidananya itu urusan kepolisian" ungkap Sofian.

Sementara itu. Kapolsek Sako Palembang. Kompol Yudha Indra Irawan SH membenarkan jika pihaknya mengamankan pelaku pembobol kotak amal saat sedang hunting patroli. "Benar, saat ini pelaku sudah kita amankan, akan kita buatkan laporan polisinya. Selanjutnya akan kita proses sesuai hukum yang berlaku" jelasnya.(Ly).