Pengelolaan Lahan Pertanian OKI Jadi Percontohan, Pemkab dan DPRD Kabupaten Mamuju Sulbar Kunker ke OKI

Pengelolaan Lahan Pertanian OKI Jadi Percontohan, Pemkab dan DPRD Kabupaten Mamuju Sulbar Kunker ke OKI
Rombongan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan DPRD Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan kunjungan kerja ke Bumi Bende Seguguk. Terkait lahan pertanian yang menjadi penopang hasil padi terbesar di Indonesia sebagai percontohan. (MEDIASRIWIJAYA.COM/Novitasari )

KAYUAGUNG, MEDIASRIWIJAYA.COM - Pengelolaan lahan pertanian di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi percontohan bagi daerah-daerah lain di Indonesia, untuk pengembangan lahan dan irigasi teknis di kawasan lahan tadah hujan.

Seperti yang dilakukan rombongan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan DPRD Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) yang melakukan kunjungan kerja ke Bumi Bende Seguguk.Terkait lahan pertanian yang menjadi penopang hasil padi terbesar di Indonesia sebagai percontohan.

"Kunjungan diikuti sekitar 50 orang di antaranya yakni, Kepala DTPHP Kabupaten Mamuju, 2 orang anggota DPRD dari Komisi I dan juga para petani dari Kabupaten Mamuju ini, untuk melakukan study banding pada kegiatan pengembangan lahan dan irigasi, khususnya pada lahan tadah hujan dan irigasi teknis yang berada di Kecamatan Lempuing OKI," ujar H Syaripudin SP MSi selaku Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanam Pangan dan Holtikultura (DKPTPH) Kabupaten OKI, Kamis (1/11/18).

Dikatakannya, selain mengunjungi sentra produksi padi di lahan tadah hujan & irigasi teknis di Kecamatan Lempuing, rombongan dari Kabupaten Mamuju ini juga mengunjungi lahan cetak sawah yang dikerjakan ZIAD, pada tahun 2016 lalu di Kecamatan Teluk Gelam. 

Tujuannya, rombongan yang diprakarsai oleh Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan  (DTPHP) Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), ingin melihat bagaimana kegiatan pengelolaan dan pengembangan lahan serta irigasi teknis di kawasan lahan tadah hujan, yang selama ini dilakukan oleh para petani Kabupaten OKI.

"Mereka ingin melihat keberhasilan dan capaian dari upaya khusus yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian RI, yang didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten OKI. Sebab geografis Kabupaten Mamuju banyak kemiripan dengan Kecamatan Lempuing, Lempuing Jaya & Teluk Gelam," tutur Syaripudin.

Menurut Syaripudin, kunjungan ini bukan kali pertama, sebab beberapa tahun yang lalu juga ada kunjungan serupa yakni dari Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), yang mengunjungi kawasan cetak sawah di Desa Simpang Tiga Abadi, Kecamatan Tulung Selapan OKI. 

Tentunya sesuai dengan komitmen Pemkab OKI yang disampaikan langsung oleh Bupati OKI, H Iskandar SE, saat menerima kunker Mentan RI, Amran Sulaiman beberapa waktu lalu, Pemkab OKI akan mendukung penuh Kementerian Pertanian dalam mencapai swasembada pangan.

"Dengan kunjungan seperti ini paling tidak dapat memberikan motivasi kepada para petani Kabupaten OKI, agar terus bersemangat untuk meningkatkan produksi pangan melalui penambahan indeks pertanaman, sehingga sumber daya lahan serta alat mesin pertanian yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara optimal," tandasnya. (Novi)