Pemkot Segera Launching Aplikasi Subuh

Pemkot Segera Launching Aplikasi Subuh
Mediasriwijaya.com/saft H Harnojoyo usai rapat persiapan launching Aplikasi Sholat Subuh Berjemaah, Selasa (6/11/18)
  • Targetkan Gaji 1.100 Ustadz

PALEMBANG,MEDIASRIWIJAYA.COM - Upaya mendorong masyarakat untuk memakmurkan masjid,  Pemerintah Kota (Pemkot)  Palembang segera melaunching Aplikasi Subuh. Melalui aplikasi ini,  diharapkan dapat mengetahui secara langsung masjid dan musala ramai atau tidak. 

Hal ini diungkapkan Walilota Palembang,  H Harnojoyo usai rapat persiapan launching Aplikasi Sholat Subuh Berjemaah, Selasa (6/11/18) di rumah dinas Walikota Palembang Jalan Tasik. 

Mediasriwijaya.com/saft

Harnojoyo menyebutkan, sesuai dengan Perwali tentang sholat subuh berjemaah,  maka melalui aplikasi subuh ini diharapkan dapat memantau secara langsung sejauh mana pejabat menjadi penggerak sholat subuh di lingkungan setempat. Aplikasi ini juga dapat melihat keberadaan jemaah di lingkungan masing-masing apakah ramai atau tidak. 

"Selain itu juga memudahkan kita berkoordinasi dan bersilaturahmi karena kalau satu-satu untuk bertatap muka tidak bisa dilakukan dengan cepat, jadi melalui aplikasi inilah lebih efektif dan efisien," ujarnya.

Ditanya apakah aplikasi ini absen, Harno menegaskan ini adalah sistem untuk membantu para pejabat dalam  melaporkan subuh setempat bagaimana sholat subuh berjemaah di sana.

"Sejalan dengan cita-cita kita mewujudkan Palembang Emas Darussalam. Yang jelas dengan sholat subuh juga menjaga komunikasi lebih baik dan berkoordinasi dengan cepat, " katanya. 

Harno menambahkan, aplikasi ini hanya bisa dibuka mulai pukul 05.30-06.00 WIB. "Kalau lewat dari pukul 6 sudah tidak dapat dibuka lagi. Selain itu kita juga memberikan nanti reward berupa umroh gratis untuk masjid yang ramai," jelasnya. 

Sementara itu Kabag Kesra Kota Palembang, Reza Pahlevi mengungkapkan, aplikasi subuh ini dapat secara langsung memantau pejabat hadir atau tidak, dengan begitu walikota dapat mengontrol langsung solat subuh di masjid masing-masing. "Jadi tahu maka yang ramai dan mana yang sepi, " ucapnya. 

Mediasriwijaya.com/saft

Karena lanjut Reza,  keinginan Walikota menargetkan seluruh masjid dan musala subuhnya ramai oleh pejabat dan menargetkan 1.100 ustadz untuk digaji Rp2 juta perbulan. "Mulai anggaran tahun 2019 akan ditingkatkan target kita menjadi 500 ustadz dan terus setiap tahun kita tingkatkan.  Alhamdulillah sudah ada 107 ustadz yang tersebar di Palembang menerima gaji, " terangnya. 

Ia menambahkan ada tiga target ke depan di antaranya,  sholat subuh berjemaah lebih ramai dari sholat jumat,  kemudian dapat meningkatkan PAD dan bisa menggaji masyarakat melalui sistem tersebut. "Ini memberikan peluang kerja karena Alhamdulillah PAD kita besar," tukasnya.  (saft)