Pelajar SMA Methodist 2 Palembang Dilindas Truk Tangki Air

Pelajar SMA Methodist 2 Palembang Dilindas Truk Tangki Air
(ly/mediasriwijaya.com)

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA.COM - Ferry (16), pelajar kelas 11 SMA Methodist 2 Palembang, tewas mengenaskan dengan kondisi kepala pecah dilindas sebuah truk tangki air, yang ada di belakangnya saat melintas di TKP, tepatnya di Komplek Citra Grand City (CGC) Jalan By Pass Alang-Alang Lebar Palembang. Sabtu (10/11/18) pukul 08.00 wib.

Berdasarkan informasi di lapangan korban Ferry, dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi BG 3 4 4 2 ABN, dimana pada STNK motor tertera atas nama Jimmy warga Graha Bukit Raflesia E 2 2 RT 005 RW 003 Kelurahan Sukamaju Kecamatan Sako Palembang. Korban yang saat itu sedang kompoi bersama teman-temannya untuk mengikuti turnamen mobile Legends di arah SMA 13 Palembang.

Korban Ferry, dari arah Grand City hendak menuju ke KM 12 Palembang, saat berada di TKP, diduga korban hendak memotong jalur mobil Avanza yang berada didepannya. Tampak sebab motor korban bersenggolan dengan mobil Avanza yang kini kabur, membuat korban jatuh ke kanan.

Sementara di belakang terdapat sebuah mobil tangki air yang searah dengan korban, langsung melindas kepala korban hingga pecah, backhand helm warna merah yang digunakan korban tanpa penyok.

Jenazah korban langsung dievakuasi oleh petugas pos laka 603 Musi 2, ke kamar jenazah Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang. Sementara tanpa di belakang mobil patroli selain terdapat jenazah korban juga orang tua laki-laki korban turut hadir.

"Ya benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan By Pass di depan Perumahan Grand City antara sepeda motor Honda Vario diduga menyerempet mobil Avanza yang kini melarikan diri, sehingga korban terjatuh ke kanan, dari arah belakang mobil truk tangki air dengan tujuan yang sama datang melintas kepala korban" ungkap Aiptu Supriyono selaku Kapospol 603.

Untuk proses selanjutnya. Dikatakan Aiptu Supriyono. "selanjutnya kasus ini ditangani oleh pihak kepolisian pos laka 603 jika telah selesai akan kita limpahkan ke Polresta Palembang, barang bukti yang kita amankan 1 unit mobil truk tangki dan sepeda motor milik korban" ujarnya.

Sementara pihak keluarga tidak bisa dimintai keterangan lantaran terus menangis, maka teman sekolah dan kerabat terus berdatangan memenuhi ruang kamar jenazah RSMH Palembang.

Vanessa (16) teman satu sekolah dengan korban, saat ditemui di kamar jenazah RSMH Palembang, menuturkan jika mereka kompor untuk mengikuti turnamen mobile Legends. "Kejadian di depan CGC, kami pergi ke sana pakai motor untuk ikut turnamen mobile Legends di arah SMA 13 Palembang di sana" ujarnya.

"Kejadiannya di depan CGC. Kami itu pergi sama-sama pakai motor untuk ikut turnamen mobile legend di arah SMA 13," ujar Vanes (16), rekan korban ketika dibincangi di kamar Jenazah RSMH Palembang.

Oleh petugas jenazah dibawa ke ruang pemulasaran jenazah RSMH Palembang, untuk dilakukan rekonstruksi pada kepala korban. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, selanjutnya jenazah langsung dibawa pihak keluarga pulang ke rumah duka. (Ly)