Parkir BKB Ditagih Dua Kali, Tarif Motor Rp 5000 Mobil Rp 10.000

Parkir BKB Ditagih Dua Kali, Tarif Motor Rp 5000 Mobil Rp 10.000
Ilustrasi net

PALEMBANG MEDIASRIWIJAYA.com - Pengelolaan parkir di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB) masih belum optimal. Padahal, sudah diserahkan ke pihak ketiga dan dipasang gate parkir.

Namun, gate parkir tidak berfungsi, sehingga kembali dimanfaatkan oleh jukir liar untuk menarik parkir pengunjung yang masuk BKB sebesar Rp 5 ribu untuk motor dan Rp 10 ribu untuk mobil. Para jukir liar masih leluasa menarik parkir.

Sedangkan gate parkir, tidak difungsikan dan tidak ada petugas dari pihak ketiga yang mengelola parkir BKB tersebut. Namun, saat keluar dari BKB para petugas dari pihak ketiga langsung meminta karcis dan membayar Rp 2 ribu. Para pengunjung bingung, karena di gate parkir tidak mengeluarkan karcis dan tidak ada petugas. “Anehnya petugas parkir dari pihak ketiga yang mengelola parkir ini, tidak mau tahu dan malah marah dengan pengunjung. Padahal, pengunjung sudah menjelaskan gate parkir tidak berfungsi. Kita kan jadi bingung. Seharusnya, mereka tempatkan petugas jadi jukir lain tidak menarik parkir diluar pihak ketiga yang ditunjuk,” kata Ryan, salah seorang pengunjung.

Hal senada diungkapkan Andi, menurutnya pengunjung parkir BKB selalu dipusingkan oleh masalah parkir. “Begitu masuk kita langsung dicegat untuk parkir, dan langsung diminta bayar Rp 5 ribu. Begitu keluar, ada lagi yang menagih katanya itu resmi Rp 2 ribu. Tapi, di gate tidak ada petugas bahkan gate dibiarkan selalu terbuka,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Kurniawan melalui Kabid Wasdalops, Marta Edison saat dikonfirmasi menjelaskan, sekarang parkir tersebut memang dikelola oleh pihak ketiga. “Kita belum tahu kalau gatenya tidak berfungsi, nanti akan kami koordinasikan dengan pihak ketiga tersebut,” tukasnya. (Saft)