Nekad Curi Motor Adik Sendiri, Berdalih tak Dikasih STNK

Nekad Curi Motor Adik Sendiri, Berdalih tak Dikasih STNK
MEDIASRIWIJAYA.COM/Ly Kapolsek IT 2 Palembang, Kompol Milwani Bertanya Kepada Tersangka MSafei ( Nomor Dada 14-red) Dan Tersangka Yory (Nomor Dada 08-red)

PALEMBANG. MEDIASRIWIJAYA.COM,- Beralasan tidak dikasih Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) motor miliknya, tersangka M Safei Bin Burhanudin (39), nekat mencuri motor milik adik perempuannya, akibatnya tersangka diringkus oleh jajaran Buser Polsek Ilir Timur (IT) 2 Palembang, di rumahnya di kawasan Jan Mangku Bumi Lorong Bunga No 26 RT 46 RW 10 Kelurahan 3 Ilir Palembang. Rabu (26/9/18).

Tersangka M Safei, nekat mencuri motor Yamaha X-Ride warna biru dengan nomor polisi BG-2539-AAA, milik adik perempuannya Siti Aminah (37) IRT, karena butuh uang untuk membeli makan dan rokok. Bukan hanya itu tersangka M Safei ini kerap menjual barang berharga di rumahnya, membuat keluarganya harus bersabar atas ulah tersangka ini.

Kejadian berawal ketika tersangka meminta STNK motornya, tapi tidak diberi. Besoknya, Selasa (25/9/18) pukul 20.30 wib, tersangka pulang ke rumahnya melihat motor korban Siti Amina yang tengah terparkir di perkarangan, tiba tiba diambil tersangka dengan cara merusak kunci kontak motor.

Dalam aksinya tersangka M Safei bekerjasama dengan tersangka Yory Fernando Bin Amin (24) warga Jalan Mangkubumi lorong SD 121 RT 44 RW 15 No 32 Kelurahan 3 Ilir Palembang, yang bertugas menerima motor dan menjualnya.

"Awalnya aku minta STNK motor aku, tidak dikasih, besoknya aku lihat motor adik aku terparkir di rumah aku bawa lari, dengan cara merusak stop kontak, setelah itu aku bawa aku kasih ke Yory" kata tersangka, saat gelar perkara di Mapolsek IT 2 Palembang. Senin (29/10/18).

Setelah berhasil membawa kabur sepeda motor adiknya, oleh tersangka motor dijual seharga Rp 1.500.000. "Motor rencana mau aku jual Rp 2 juta tapi laku Rp 1.5 juta, kalau dia (tersangka Yory-red) dia bertugas temani aku. Dia aku kasih Rp 200 ribu, duetnya habis aku jajani, aku khilaf maling motor adek aku" jelasnya.

Sementara itu. Kapolsek IT 2 Palembang Kompol Milwani, didampingi Kanit Reskrim Ipda Novel dan Panitia Reskrim Ipda Sutriono membenarkan jika pihaknya mengamankan dua tersangka pelaku curanmor.

"Dua orang yang kita amankan ini, merupakan pelaku curanmor, modus dengan cara merusak kunci stop kontak di mana pemilik motor masih kerabat salah satu tersangka. Atas perbuatannya kedua tersangka kita jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara"ujar Kompol Milwani. (Ly).