Meski Telah Mundur sebagai Presiden Klub SFC, Dodi Reza Alex Tetap Dukung SFC

Meski Telah Mundur sebagai Presiden Klub SFC, Dodi Reza Alex Tetap Dukung SFC
Dodi Reza Alex, Bupati Musi Banyuasin Mundur dari Posisinya Sebagai Presiden Klub SFC (MEDIASRIWIJAYA.COM/Net)

MEDIASRIWIJAYA.COM - Dodi Reza Alex, Bupati Musi Banyuasin, mengakui jika dirinya sudah tidak lagi berkecimpung di Sriwijaya FC sebagai Presiden Klub. Dodi mengaku sudah tidak lagi di Sriwijaya FC sejak beberapa bulan lalu. Jabatan tersebut ia serahkan kepada Muddai Madang (Direktur Utama PT SOM). Meskipun begitu, Dodi berjanji akan memberikan bonus pada SFC apabila memenangkan pertandingan melawan Barito Putera di Palembang, Senin (12/11) nanti. 

Dilansir dari tribunnews, alasan Dodi mundur dari jabatannya sebagai Presiden Klub SFC ialah lantaran jabatannya sebagai Bupati Musi Banyuasin. Ia harus mengambil keputusan penting meski hampir sembilan tahun bersama Laskar Wong Kito. Menurutnya, keputusan itu merupakan keputusan terbaik untuk kemajuan Sriwijaya FC sebagai klub kebanggaan masyarakat Sumsel.

“Saat ini saya sudah istirahat, saya pun berharap ada pihak lain yang mau mengantikan yang tentunya mau berkorban, bukan hanya finansial tapi juga waktu dan tenaga untuk Sriwijaya FC,” katanya.

Kendati demikian, Dodi yang sempat maju dalam Pemilihan Gubernur Sumsel 2018 itu mengaku tetap akan mendukung penuh tim kesayangan masyarakat Sumsel itu dari segi apapun. Apalagi, Sriwijaya FC akan melakoni beberapa laga hidup-mati untuk ke luar dari zona degradasi musim ini.

“Laga melawan Barito Putera besok, sangat penting. Saya mengharapkan pemain fokus dan semangat, dan mengesampingkan dulu persoalan-persoalan nonteknis,” jelasnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi Sripoku.com, Direktur Utama PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Muddai Madang mengakui jika Dodi Reza Alex telah melepas jabatannya dari Presiden Klub Sriwijaya FC. Dimana hal tersebut sudah terjadi beberapa waktu yang lalu. Muddai mengatakan, jabatan Presiden Klub Sriwijaya FC tersebut ditunjuk oleh pemilik klub. Sehingga saat ini, jabatan tersebut masih dibiarkan kosong sementara.

“Nanti belum kita menunjuk karena fokus untuk degradasi. Sekarang yang paling penting, bagaimana main dan menang. Soal yang lain nanti dulu,” jelasnya.