Mayat Laki-Laki Berhelm Ditemukan di Perairan Sungai Musi Kawasan Gandus

Mayat Laki-Laki Berhelm Ditemukan di Perairan Sungai Musi Kawasan Gandus
Jenazah korban yang diduga bernama Mastam bin Suwono (80) ditemukan mengapung di perairan sungai musi (MEDIASRIWIJAYA.COM/Ly)

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA.COM - Warga Jalan Lettu Karim Kadir Gandus Palembang, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas (Mr X), mengapung masih mengenakan helm di perairan Sungai Musi, tepatnya di Dermaga Kapal Dratama Mulia PT Gandus RT 13 RW 02 Kelurahan Gandus Kecamatan Gandus Palembang. Sabtu (12/01) pukul 13.45 wib

Mayat Mr X pertama kali ditemukan oleh anak buah kapal (ABK) Alfine Marine 21, yaitu. Dwi Kurniawan (25) warga Kota Semarang dan Mandor, Ashar (35) warga Jalan Lettu Karim RT 13 RW 02 Kelurahan Gandus Kecamatan Gandus Kota Palembang.

 proses Evakuasi korban (MEDIASRIWIJAYA.COM/Ly)

Kedua saksi langsung melaporkan penemuan mayat Mr X, ke pihak Kepolisian dalam hal ini Polsek Gandus Palembang. Mendapat laporan tersebut Kapolsek Gandus AKP Aidil Fitri dan Kanit Reskrim Ipda S Naibahu, langsung menuju TKP.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui mayat Mr X memiliki ciri ciri sebagai berikut, posisi mayat Mr X telungkup, menggunakan helm warna hitam, menggunakan kaos lengan panjang warna coklat, celana dasar hitam.

Bukan hanya itu, petugas juga mengamankan barang bukti sepeda motor Supra warna hitam dengan nomor polisi BG 4282 PO yang berada di sekitar TKP, motor diduga milik korban. Kapolsek Gandus Palembang AKP Aidil Fitri, didampingi Kanit Reskrim Ipda Naibaho, membenarkan prihal penemuan mayat Mr X, di perairan sungai Musi atas informasi masyarakat.

 Barang bukti sepeda motor yang ditemukan di TKP (MEDIASRIWIJAYA.COM/Ly)

"Benar, kami dapat informasi dari masyarakat bahwa ada penemuan mayat, kami langsung melakukan pengecekan di TKP, dari ciri- ciri fisik kita dapatkan mayat tersebut menggunakan helm, menggunakan jaket dan celana dasar warna hitam, untuk posisi mayat berada di air dengan posisi telungkup, bahkan kita juga menemukan sepeda motor korban, selanjutnya kita berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk mengetahui penyebabnya" jelasnya.

Selanjutnya oleh petugas SPK Polsek Gandus Palembang, jenazah Mr X ini langsung dievakuasi ke ruang instalasi forensik RS Bhayangkara Palembang, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kematian korban.

"Mayat Mr X ini langsung kita evakuasi ke RS Bhayangkara Palembang untuk dilakukan visum, saat ini kita akan melakukan pengecekan jenazah mengingat Mr X telah dinyatakan hilang oleh pihak keluarga, bahkan pihak keluarga sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ilir Timur 2 Palembang" ujarnya.

Penemuan mayat Mr X tersebut langsung viral di media sosial Instagram. Dengan ciri-ciri fisik dan kendaraan yang ditemukan di sekitar TKP, diketahui jika Mr X diduga atas nama Mastam alias Pakde Handoko (80), yang sempat hilang beberapa hari, di mana korban sebelum ditemukan meninggal terakhir berada di kawasan SPBU Km 4 Jalan Kolonel H Burlian Palembang, terakhir mengenakan jaket keren dan memakai motor Supra hitam dengan nomor polisi BG 4282 PO.

 Pamflet pencarian korban di sosial media (MEDIASRIWIJAYA.COM/Ly)

Mayat Mr X diduga bernama Mastam bin Suwono (80), memiliki anak 8 orang. Saat berada di RS Bhayangkara Palembang, satu persatu anak cucu dan kerabat berdatangan untuk melihat kondisi terakhir korban Mastam.

Suherwanto anak korban. Mengatakan jika bapaknya korban mastam yang sudah hilang sejak 3 hari lalu, korban pergi ke rumah salah satu anaknya di kawasan perumnas.

"Ini bapak saya Mastam, hilang sudah tiga hari yang lalu, dia berangkat ke luar rumah katanya mau ke rumah anaknya di Perumnas, tapi gak sampai ke sana, bahkan nggak pulang-pulang sampai esok harinya. Kita sudah cari tapi nggak ketemu, makan kita juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke sekta 4 atau Polsek IT 2 Palembang" jelasnya.

Masih dikatakan Suherwanto. Dirinya mendapat telepon dari salah satu adiknya yang mengatakan jika orang tua mereka yang hilang sudah ditemukan.

"saya dapat informasi dari adik saya yang di telepon Polsek Gandus, langsung saya ke sini. Setahu saya bapak ini sudah 3 kalinya nyasar, bapak tidak punya penyakit serius tapi hanya pusing-pusing saja, dan saya tidak tahu kalau bapak bisa atau tidak berenang" ujarnya. (Ly)