Marquez Sayangkan Rossi Jatuh Sebelum Berlaga

Marquez Sayangkan Rossi Jatuh Sebelum Berlaga
(Foto Ist)

SEPANG, MEDIASRIWIJAYA.com - Sepenggal Cerita Menarik terungkap pasca Marc Marquez meraih kemenangan dramatis di Grand Prix Malaysia, Minggu (4/11/2018) siang WIB. Ini berkaitan dengan catatan 70 kemenangan The Baby Alien sepanjang kariernya.

Total, Marquez telah mengumpulkan 44 kemenangan di kelas utama MotoGP. Sembilan podium pertama di antaranya diraih pada musim ini. Hasil positif ini mengantarkan tim Repsol Honda menggarisbawahi namanya sebagai pemenang kejuaraan konstruktur pada musim ini. Itu menjadi gelar ke-24 Honda (kejuaraan konstruktor) di kelas Premier.

"Kami menang, dan itu adalah cara terbaik untuk menutup Kejuaraan Konstruktor. Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada Jorge Martin dan "Pecco" Bagnaia untuk mengambil Kejuaraan. Kami akan merayakannya bersama di Valencia," ungkap Marquez dikutip dari laman resmi Repsol Honda, Senin (5/11/2018).

Secara keseluruhan tim Honda telah mengumpulkan 69 trofi juara di semua kelas. Sebuah rekor dalam sejarah kejuaraan grand prix balap motor. Capaian yang diraih Marquez tidak didapat dengan mudah mengingat ia harus mengambil keuntungan dari jatuhnya Valentino Rossi di beberapa lap tersisa sebelum balapan berakhir.

"Ini adalah balapan yang sulit. Pertama-tama karena saya mulai dari tempat ketujuh. Saya tidak mendapatkan awal yang sempurna, dan kemudian lap pertama saya bagus tetapi bukan salah satu yang terbaik dalam karier saya," tutur Marquez.

"Selangkah demi selangkah, saya mengambil alih beberapa pengendara dan sampai di tempat kedua. Saya melihat bahwa Valentino mendorong dan saya mulai mengejarnya, memukul dengan kecepatan yang bagus! Tapi dalam prosesnya, saya terlalu memaksakan ban belakang (panas), bagian depan juga melakukan pemanasan dengan cepat dan perasaan itu tidak baik. Jadi untuk beberapa putaran, saya hanya mencoba untuk mendinginkan dan dengan demikian saya mulai merasa lebih baik dan lebih baik," tambah Marquez.

Kecewa Gagal Duel dengan Rossi

Marquez menceritakan bagaimana proses ketika ia membuntuti kecepatan YZR-M1 yang dikendarai Rossi. Ketika ia tepat berada di belakang The Doctor, pemilik nomor 93 itu merasa ada motivasi ekstra.
"Ketika saya semakin dekat dengan Valentino dan jujur ​​itu memberi saya motivasi ekstra. Pada saat itu, itu hanyalah masalah naluri dan dorongan, sesuatu yang dapat Anda lakukan ketika Anda sudah mendapatkan Kejuaraan. Sayangnya, ia membuat kesalahan kecil dan itu sangat memalukan karena akan menyenangkan untuk melihat bagaimana duel akan berakhir. Pokoknya, ketika saya melihat dia jatuh, saya hanya mendinginkan diri dan fokus menyelesaikan lomba," pungkas Marquez.

Sekarang Tim Repsol Honda akan berkemas dan terbang kembali ke Eropa untuk mengikuti balapan berikutnya di Valencia. Namun sebelum ia kembali ke Spanyol, rekan setim Dani Pedrosa itu terlebih dahulu mampir ke Italia untuk mengunjungi pameran sepeda motor EICMA di Milan, Italia.

Sumber : Sindonews