Larangan Parkir Sudirman Diterapkan Permanen, Pedagang Mengeluh

Larangan Parkir Sudirman Diterapkan Permanen, Pedagang Mengeluh
(net)

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA.com -  Penerapan larangan parkir di sepanjang akses jalan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II sampai Jakabaring Sport City (JSC) yang diterapkan Kamis (12/7/18) menuai berbagai tanggapan. Keluhan datang dari pedagang yang terkena dampak. diterapkan hari ini, Kamis (12/7/18). Hal itu terungkap pada saat penertiban yang dilakukan  Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang di sepanjang jalan Jenderal Sudirman.

Iwan, salah satu pemilik toko buah di seputaran pasar Cinde, mmengatakan dirinya tidak dapat berbuat apa-apa jika memang apa yang dilakukan Dishub sudah menjadi aturan Pemerintah.
"Mau apa lagi, itu sudah aturan pemerintah. Kita nurut ajalah," kata Iwan saat dimintai komentarnya di sela pelaksanaan penertiban.

Meski begitu, Iwan berharap penerapan larangan parkir ini, tidak dipermanenkan selamanya. Karena akan berdampak pada pendapatan toko buahnya.
"Ini saja sudah mulai terasa omset turun. Tapi mau bagaimana lagi, mudah-mudahan setelah Asian Games ini tidak diperpanjang," keluhnya.

Lain halnya dengan Ida Ratna (44), yang menyambut positif adanya larangan parkir di sepanjang jalan Sudirman yang mulai diterapkan hari ini.

"Kalau saya setuju, karena orang lalu-lalang enak dan lalu lintas lebih lancar," ungkapnya.

Namun Ida berharap, ada solusi dan pemberitahuan sebelumnya dari aktivitas pada saat penertiban ini.

"Saya baru tahu karena tidak ada pemberitahuan. Kita juga berharap ada solusi,  Pemerintah harus sediakan lahan parkir baru," imbuhnya. (Saft)