Komplotan Begal Bersenjata Martil Diringkus Buser Polsek Kemuning

Komplotan Begal Bersenjata Martil Diringkus Buser Polsek Kemuning
(ly/mediasriwijaya.com)

PALEMBANG. MEDIASRIWIJAYA.COM -  Tersangka Is alias Ma (17) dan MRJ alias Wi (16), keduanya merupakan warga Jalan R.A  H Arivai Cek Yan RT 10 Kelurahan 20 Ilir Kecamatan Ilir Barat (IB) 1 Palembang. Dua dari empat tersangka begal bersenjata martil, berhasil diamankan jajaran Buser Polsek Kemuning, hanya beberapa jam setelah kejadian. Sabtu (9/11/18) pukul 01.00 wib.

Kejadian berawal. Kedua tersangka Ma (17) dan Wi (16) keduanya berprofesi sebagai tukang parkir, bersama dua temannya lagi tersangka Te (DPO) dan Ad (DPO), dengan menggunakan dua unit motor, mulai beraksi mencari target. Tepat di Jalan Ampibi dekat Kantor Lurah 20 Ilir D-II Kecamatan Kemuning Palembang. Jumat malam Sabtu (9/11/18) pukul 21.30 wib. Melintas korban M Erik Riyanto (19) warga Jalan Pelita Lorong Opini Kelurahan 20 Ilir D-II Kecamatan Kemuning Palembang, yang saat itu sedang jalan kaki hendak pergi kerja. Tiba- tiba dihadang oleh empat tersangka, langsung turun melakukan pengancaman terhadap korban.

Tersangka Wi dan Te (DPO), menghadang korban, dan tersangka Ma dan Ad (DPO) turun dari motor sambil meminta uang kepada korban, karena korban tidak ada uang, maka tersangka Ma meminta handphone korban, sambil mengancam akan menghajar kepala korban dengan martil. Karena takut korban pun melarikan diri namun tetap dikejar oleh 4 tersangka.

Saat korban berteriak minta tolong, suara teriakan didengar warga yang tengah duduk duduk di pinggir jalan, langsung mengejar empat tersangka. Naas bagi tersangka Ma yang ditinggal rekan-rekannya yang berhasil kabur. 

Tersangka Ma pun, dihajar warga, saat kejadian tidak jauh dari TKP, jajaran Polsek Kemuning, yang saat itu sedang rutin mengelar razia, mengetahui ada aksi begal langsung menuju TKP dan mengamankan tersangka Ma yang sudah babak belur dihajar warga.

"Saat kita sedang melakukan razia 21, kita mendapat informasi ada korban yang dibegal oleh 4 tersangka, lalu kita datang ke TKP, di sana ada satu tersangka yang sudah diamankan warga," ungkap AKP Robert P Sihombing.

Dari, nyanyian tersangka Ma ini, tiga jam kemudian petugas dibawa pimpinan Kanit Reskrim Polsek Kemuning Iptu Arlan Hidayat, bergerak cepat menangkap tersangka Wi di rumahnya.

"Kita langsung melakukan pengembangan semalam, kita berhasil menangkap 1 orang lagi berinisial W, kita amankan di rumahnya,” jelas Kapolsek Kemuning Palembang.

Menurut pengakuan tersangka Wi, di hadapan penyidik, mereka diberitahu jika korban merupakan musuh teman mereka,  "Kata Ma, dia (korban) musuhnya, dia suruh kita ambil HP, karena tidak di kasih jadi kami minta duet korban, rupanya dia lari aku kejar, yang bawa palu mail, kalau kawan aku ini ketangkap karena dia ketinggalan" Aku tersangka Wi.

Untuk kedua tersangka Teguh dan Adit yang kini masih DPO, petugas Polsek Kemuning, telah menyambangi rumah kedua tersangka, dan mengimbau kepada orang tua masing-masing agar dapat menyerahkan kedua tersangka ke Polsek Kemuning untuk dilakukan proses hukum. Para tersangka ini dijerat dengan Pasal 365 KUHP Jo Pasal 53 KUHP dengan ancaman minimal 9 tahun maksimal 12 tahun penjara. (Ly)