Kenaikan Service Charge Melebihi 100 Persen, Penghuni Ruko PTC Mall Keberatan

Kenaikan Service Charge Melebihi 100 Persen, Penghuni Ruko PTC Mall Keberatan
PTC Mall (MEDIASRIWIJAYA.COM/Net)

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA.COM -Perhimpunan Penghuni Ruko PTC Mall merasa keberatan dengan kenakan service charge dan penghapusan hak parkir kendaraan di kawasan PTC Mall. Pasalnya kenaikan service charge dinilai tidak wajar karena lebih dari 100 persen.

Pengacara Perhimpunan Pemilik Ruko PTC Soki SH MH mengatakan, dirinya mewakili pemilik ruko PTC yang tergabung dalam Perhimpunan Penghuni Ruko PTC Mall, ingin menyampaikan komplain atas kenaikan service charge secara sepihak atau tanpa diskusi.

"Boleh menaikke service charge tapi tidak membebani penghuni, artinya yang wajar wajar. Karena service charge pada 2018 Rp 882.000 tahun ini naik menjadi Rp 1.650.000. Untuk parkir, pemilik ruko juga dibebankan biaya lagi, kebijakam manajemen PTC ini tentu memberatkan penghuni ruko, " ujarnya saat diwawancarai di PTC Mall kemarin.

Oleh sebab itu, lanjut Soki, dirinya yang ditunjuk sebagai kuasa hukum Perhimpunan Penghuni Ruko PTC Mall ingin menghadap menejemen pengelolah PTC mall, untuk menyampaikan keberatan dari pemilik ruko.

"Tapi sayangnya saya tidak boleh menemui pengelolah mejemen PTC. Padahal saya kesini ingin menyampaikan komplain dari Perhimpunan Penghuni Ruko PTC Mall," katanya.

Salah satu pemilik ruko di PTC Daniel mengatakan, pihaknya mewakili pemilik ruko di PTC Mall merasa keberatan dengan kebijakan baru pengelolah PTC Mall. Pasalnya, kenaikan service charge dari Rp 882.000 tahun ini menjadi Rp 1 .650.000. Artinya kenaikannya lebih dari 100 persen. Kami juga dibebankan biaya parkir.

"Kebijakan pengelolah PTC Mall ini sangat membebani kami, " ucapnya.

Dia menambahkan, pihaknya meminta pengelolah PTC Mall menunda kenikan biaya service charge di kawasan ruko PTC Mall, dan penghapusan parkir jatah ruko baik pemilik dan penyewa sampai dengan adanya kesepakatan kedua belah pihak.

"Kita ingin membicarakan dan menyampaikan hak dan kewajiban pihak pengelolah dan pemilik serta penyewa ruko PTC Mall, " paparnya.

Sementara itu, General Manager PT Pandawalima Halim Bersama sebagai pengelolah PTC Candy Suryono saat dikonfirmasi perihal keberatan para penghuni ruko saat di Whats Apps tidak mau memberikan komentar. Demikian juga Owner Representatif PTC Mall Welly Salim ponselnya tidak dapat di hubungi.

Terkait penolakan Pengelolah PTC Mall terhadap pengacara Perhimpunan Penghuni Ruko PTC Mall, Ketua Peradi Sumsel Nurmala mengatakan, pihaknya sangat menyanyangkan sikap pengelolah PTC Mall melarang pengacara Perhimpunan Penghuni Ruko PTC Mall untuk bertemu.

"Sikap Pengelolah PTC Mall itu melecehkan profesi pengacara. Pak Soki itu pengacara dari Perhimpunan Penghuni Ruko PTC Mall, artinya dia memiliki wewenang bertemu pengelolah PTC, " katanya.

Nurmala menbahkan, pihaknya siap memback up jika Pak Soki minta didampingi untuk melakukan somasi ke pengelolah PTC Mall.

"Kita tunggu apa langkah dari Pak Soki, kita siap memback up, karena pengelolah PTC Mall sudah melecehkan profesi pengacara, " pungkasnya. (lenterapendidikan.com)