Kawasan Wisata Ruhiyah Kompleks Pendidikan Izzatuna

Kawasan Wisata Ruhiyah Kompleks Pendidikan Izzatuna
Kepala Dinas Pendidikan Palembang Ahmad Zulinto meresmikan kawasan Wisata Ruhiyah Kompleks Pendikan (Ma'had) Izzatuna. (foto Ist)

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA.com --Kawasan Wisata Ruhiyah yang terletak di kawasan Kompleks Pendidikan Izzatuna seluas 3 hektare (Ha), Minggu (29/7/18) diresmikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) kota Palembang, Ahmad Zulinto.  Kawasan wisata yang satu kompleks dengan Ma'had Izzatuna, Gasing ini dilengkapi dengan rumah panggung dan fasilitas outbond yang ditawarkan paket program dengan harga Rp. 150.000 per orang.

Usai meresmikan kawasan tersebut, Ahmad Zulinto mengapresiasi program dakwah yang dilakukan Yayasan Izzatuna, yang memadupadankan pendidikan keilmuan dan jasmani sehingga siswa tak hanya pintar tetapi juga sehat jasmaninya.

"Kawasan ini sudah baik dan akan kita kerjasama dengan paket program pesantren kilat. Karena di tempat ini juga disiapkan rumah panggung tempat siswa menginap," katanya.

Ketua Yayasan Izzatuna, Drs H Solihin Hasibuan MPdi, Mengatakan di tengah kesibukan aktivitas saat ini, masyarakat sering dihadapkan pada persoalan rumah tangga, lingkungan hingga masalah ekonomi sehingga timbul kejenuhan, dan stres.

Untuk itu Izzatuna menawarkan paket program yang bisa membuat seseorang atau kelompok segar kembali dan lebih berbaik sangka kepada Allah SWT terhadap apa yang dihadapi sehingga terhindar dari stres. Justru sebaliknya meningkat rasa kesyukurannya.

"Kita ingin jadikan program wisata ruhiyah ini sebagai solusi sekaligus media dakwah, yang tentunya membawa perubahan signifikan kepada siswa, orangtua dan kelompok masyarakat," katanya.

Program Wisata Ruhiyah diprogram selama dua hari, dengan materi tauhid, Figh, ibadah, baca tulis Alquran, olahraga dan hiburan.

bahkan peserta juga diikutisertakan dengan kegiatan outbond, seperti rayap tamban, refling, berjalan ditali hingga permainan yang menarik dan ceria. "Ada juga program training tabligh dan kajian keislaman," kata Solihin. (Saft)