FPI Sudah Berada di Lokasi Bencana Gempa dan Tsunami Palu Sejak Hari Pertama

FPI Sudah Berada di Lokasi Bencana Gempa dan Tsunami Palu Sejak Hari Pertama
Relawan HILMI FPI temukan Jenazah dengan KTP an. Fatri Oktafiana Bareta (twitter)
  • Habib Muhsin Alatas: Kita berjuang FPI di masyarakat atau di tempat bencana bukan mencari popularitas

MEDIASRIWIJAYA.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melakukan identifikasi soal berita-berita bohong (hoax) yang tersebar di media sosial maupun aplikasi pesan instan terkait bencana gempa bumi dan tsunami di wilayah Donggala, Palu, dan Mamuju, Sulawesi Tengah. Salah satunya adalah kabar soal aksi Front Pembela Islam (FPI) yang turut membantu ke lapangan.

Dilansir dari detik.com, Sekretaris Dewan Penasihat DPP FPI Habib Muhsin Alatas tak ambil pusing soal pernyataan Kominfo mengenai foto yang dicap hoax tersebut. Habib Muhsin mengatakan FPI telah mengirimkan relawan ke Sulteng yang bekerja meski tidak terekam publikasi.

"Masyarakat ini sudah cerdas, masyarakat sudah melihat sendiri kenyataan bahwa mereka mau mengatakan itu hoax, kan masyarakat merasakan langsung gimana kegiatan FPI di lapangan. Kita berjuang FPI di masyarakat atau di tempat bencana bukan mencari popularitas," ujar Habib Muhsin saat dikonfirmasi terpisah.

"Mau dimediakan, mau diliput, kita bukan urusan. Kita tetap bantu mereka. Kita tak ada urusan dengan receh-receh seperti itu," ujar dia.


(twitter/hilmi_fpi)

Berdasarkan fakta di lapangan dan bukti video yang beredar di sosial media relawan Hilmi FPI sudah berada di lokasi bencana Palu sejak hari pertama kejadian di bawah pimpinan Ketua DPD FPI Sulawesi Tengah Ustadz Sugianto Kaimudin. Bahkan di hari kedua tim relawan FPI membangun posko kemanusiaan di Jalan Pangeran Diponegoro, Palu Sulawesi Tengah dan mengajak umat Islam untuk membantu korban bencana di Palu dan Donggala.

Hal ini juga dibenarkan oleh Kate Lamb, seorang jurnalis sebuah media Inggris Guardian yang mencuit dalam akun twitter-nya memberikan pengakuan bahwa FPI memberikan bantuan para korban gempa bumi dan tsunami di Palu.

Selain itu, petinggi PKS Mardani Ali Sera dalam twit-annya juga meminta Kemkominfo untuk tidak menutupi fakta yang ada dan merangkul relawan yang ikhlas membantu warga.


(twitter)

 

  • DPD FPI Sumsel Menggalang Dana untuk Bantuan Korban Bencana Gempa & Tsunami Sulawesi Tengah

Dihubungi tim mediasriwijaya.com petang tadi, Ketua DPD FPI Sumatera Selatan Habib Mahdi Muhammad Shahab diwakili oleh relawan FPI Sumsel Muhammad Suryadi menginformasikan, FPI Sumsel sudah melakukan penggalangan dana sejak hari Sabtu (29/9/2018) di tiga lokasi terpisah.

"Hari pertama kita menggalang dana di Simpang Rajawali, hari kedua di Simpang Charitas, dan hari ketiga di Simpang Patal. Sampai hari kedua dana yang sudah terkumpul sebesar 18 juta rupiah." ujarnya melalui pesan singkat whatsapp.

"Penggalangan dana akan terus dilakukan sampai hari Jumat, besok kita akan menggalang dana di simpang Polda mulai pukul 16.30. Nantinya semua dana yang terkumpul akan disalurkan melalui Hilmi FPI Pusat." tutupnya.

DPD FPI Sumsel juga mengajak semua warga Sumsel untuk menyumbangkan sebagian hartanya untuk membantu korban bencana gempa & tsunami Sulawesi Tengah melalui rekening kemanusian Hilmi Sumsel.