Empat WNA Hongkong Masuk Tanpa Izin Ke Musirawasutara 

Empat  WNA Hongkong Masuk Tanpa Izin Ke Musirawasutara 
SIDAK : Pihak Kesbangpol saat melakukan sidak terhadap 4 orang warga asing yang masuk tanpa izin.(Foto Ist

MURATARA, MEDIASRIWIJAYA.com - Kepala Badan Persatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Musi Rawas Utara melakukan sidak ke Desa Pangkalan, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Muratara untuk mengecek kebenaran informasi yang mengatakan jika ada warga asing sebanyak empat orang yang masuk ke wilayah Bumi Berselang Serundingan tanpa mengantongi izin.

Kaban Kesbangpol Muratara, Hj Herawati menjelaskan jika ke empat warga asing tersebut berasal dari Hongkong (Taiwan), yang dari identitasnya diketahui bernama Zhang Tianxing, Huang Liping, Luo Jianhua, dan Lou Xiyun.

“Keempat warga asing tersebut memiliki paspor izin bekerja di PT. Galtam Sumatera. Namun keempatnya memasuki wilayah Kabupaten Muratara belum memiliki izin, bahkan pihak kepolisin dan pihak Dinas Ketenaga Kerja Kabupaten Muratara tidak mengetahui,” ujarnya.

Berkaitan hal itu, Kesbangpol Muratara telah turun dan membuktikan jika benar adanya laporan warga mengenai warga asing yang masuk ke Muratara, sehingga dirinya akan membawa warga Hongkong tersebut ke Dinas Tenaga Kerja Muratara. “Kita akan bawa mereka ke dinas yang terjalin untuk mengurus orang asing tersebut” tambahnya.

Dia menjelaskan,  pihaknya menerima laporan dua orang warga negara asing yang juga akan datang dan masih dalam perjalanan. “Dari info yang kita dapat, ada satu lagi warga negara asing yang masih ada dan bekerja di Perusahaan PT. Galtam tersebut,” ujarnya.

Sementara, Kamal salah seorang karyawan perusahaan PT. Galtam dibidang kehumasan sosial membenarkan bahwa ada 4 warga negara asing yang dititipkan dari atasanya tinggal dirumahnya. 

“Empat warga asing ini dari negara Hongkong mereka dikirim kesini sebagai tenaga kerja diperusahaan Galtam. Yang memiliki paspor. Dan akan ada 2 lagi menambah masih dalam perjalanan,” katanya.

Disinggung mengenai izin masuk wilayah pemerintahan Kabupaten Muratara, dirinya menepis bahwa ia tidak mengetahui urusan terhadap pemerintahan. Mengingat ada orang lain yang membidangi. 

“Jika urusan ke Pemerintahaan, ada bagiannya bukan saya. Tetapi saya disini hanya menyediakan tempat buat mereka menginap sebelum bekerja. Kedatanganya juga baru Minggu (03/12) kemarin,” ujarnya.

Saat kembali ditanya mengenai skil 4 warga asing yang akan bekerja diperusahaan tersebut, dirinya juga mengatakan, bahwa ia belum dapat menerangkan karena belum dapat berkomunikasi. 

“Mereka 4 orang ini hanya bisa Bahasa mereka sendiri. Jadi saya belum dapat bicara. Sedangkan orang penterjermah bahasa sedang pulang cuti karena suaminya sakit,” katanya.(pagaralampos)