Dana PSG Sekolah Unggulan Bakal Dihentikan

Dana PSG Sekolah Unggulan Bakal Dihentikan
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Widodo (yanti/mediasriwijaya.com)

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA.COM - Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel bakal menata ulang Program Sekolah Gratis (PSG).  Penataan PSG meliputi sekolah unggulan yang memungut tidak akan diberi dana PSG. 

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Widodo mengatakan,  pihaknya sedang menata ulang Program Sekolah Gratis (PSG)  agar lebih tajam. Karena ada kritikan yang mengatakan ada ketidakadilan dalam PSG. 

"Sekolah mapan yang mendapat dana PSG juga memungut iuran dengan siswa. Sedangkan sekolah biasa yang dapat PSG tidak boleh memungut dengan alasan warganya miskin. Sehingga ada ketimpangan," ujarnya. 

Oleh sebab itu, lanjut Widodo, pihaknya sedang menata ulang lagi PSG. "Nanti sekolah mapan boleh memungut tapi tidak menerima PSG," katanya. 

Penataan ulang PSG, sambung Widodo, saat ini sedang disusun. Untuk kriterianya juga akan dilaporkan kepada Gubernur. "Kalau sudah disetujui Gubernur, maka akan segera diterapkan, " bebernya. 

Sementara itu, Humas SMA Negeri Plus 17 Palembang Ria Wilastri mengakui, SMAN 17 juga menerima dana PSG untuk keperluan operasion sekolah. Selain itu, SMAN 17 juga mengambil iuran SPP kepada siswa. "Uang iuran SPP itu digunakan untuk kebutuhan siswa di asrama dan biaya operasional siswa dalam kegiatan belajar mengajar," tandasnya. (Yanti)