Buang Sampah Sembarangan Denda Rp 250 Ribu dan Kurungan Penjara Tiga Hari

Buang Sampah Sembarangan Denda Rp 250 Ribu dan Kurungan Penjara Tiga Hari
Mediasriwijaya.com/saft

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan merevisi Peraturan Daerah (Perda)-nya terkait besarnya denda rupiah dan lamanya kurungan penjara bagi pembuang sampah sembarangan. “Selama ini aturan itu terlalu muluk-muluk. Denda Rp 50 juta dan kurungan penjara enam bulan, itu aturan muluk karena untuk menerapkannya perlu banyak pertimbangan lagi dari berbagai sisi. Jadi kita akan ubah,” kata Walikota Palembang, H Harnojoyo.

(Mediasriwijaya.com/saft)

Menurutnya Pemkot Palembang sejak 2015 menerapkan Perda No 3 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis, yang mengatur sanksi bagi yang membuang sampah sembarangan adalah denda sebesar Rp 50 juta dan kurungan penjara selama 6 bulan. Diakuinya, penerapan Perda ini masih belum maksimal mengingat masyarakat yang membuang sampah sembarangan belum pernah terjadi tangkap tangan atau dilaporkan oleh masyarakat. “Dengan peraturan baru kita akan maksimalkan. Semoga dengan adanya revisi ini Perda tentang sampah bisa ditegakkan dan dipatuhi. Sebab kalau tidak, kita juga tidak akan main-main. Sanksi ini tegas akan diterapkan,” kata Harno.

(Mediasriwijaya.com/saft)

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang, Faizal AR mengatakan apa yang menjadi program Palembang EMAS di bawah kepemimpinan Walikota Palembang H Harnojoyo tak lepas dari keterkaitan tugas dan tanggungjawab di lingkungan dinasnya. Diakui Faizal, persoalan sampah di kota Palembang tak lepas dari sarana dan prasarana pendukung. Namun peran serta masyarakat diakui Faizal paling utama. “Tanpa peran serta masyarakat, tak mungkin persoalan sampah bisa tuntas semua. Namun paling tidak kami senantiasa berupaya melaksanakan tugas dan tanggungjawab. Terkait adanya revisi Perda sampah oleh Pak Wali, kita berharap masyarakat bisa memahami dan mendukung. Sebab sanksinya sudah jelas dan itu akan betul-betul diterapkan,” kata Faizal. (Saft)