Antisipasi Konflik dan ATHG, Butuh Koordinasi Aparat dan Semua Pihak Terkait

Antisipasi Konflik dan ATHG,   Butuh Koordinasi Aparat dan Semua Pihak Terkait
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Palembang Altur Febriansyah. Mediasriwijaya.com/Yanti

PALEMBANG,MEDIASRIWIJAYA.COM - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)  Kota Palembang menggelar acara sosialisasi Peningkatan Peranan Tiga Pilar Kebangsaan Dalam Mengantisipasi Ancaman, Tantangan,  Hambatan dan Gangguan (ATHG)  di Kota Palembang digelar di Grand Atyasa,  Kamis (8/11/18).

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Palembang Altur Febriansyah mengatakan,  acara sosialisasi tiga pilar kebangsaan ini diikuti aparat TNI,  Polri dan pihak terkait koordinasi keamanan di Wilayah Kota Palembang hingga tingkat Kelurahan untuk mengantisipasi Ancaman,  Tantangan,  Hambatan dan Gangguan (ATHG) .  "Kita harapkan mereka melakukan pencegahan ATHG,  dengan sinergis aparat Palembang menjadi aman dan kondusif.  Melalui kegiatan ini,  kita ingin meningkatkan peran mereka, " ujarnya.

Apalagi,  sambung Altur, tahun depan akan digelar pesta demokrasi Pileg dan Pilpres yang baru pertama kali digelar secara bersamaan.  "Peranan mereka diharapkan secara dini untuk mengantisipasi konflik baik konflik SARA,  golongan, bahkan ancaman teroris dan narkoba.  Peranan mereka sangat penting hingga tingkat kelurahan, " tegasnya.

Menurut Altur,  peran aparat sangat penting dalam menjaga Kamtibmas.  Selain itu,  peran serta Lurah dan RT juga sangat penting.  "Kalau tidak laporan dari Lurah, RT dan masyarakat maka aparat sulit mendeteksi. Oleh sebab itu,  dibutuhkan koordinasi seluruh pihak.  Sejauh ini,  Alhamdulilah Palembang aman dan lancar. Terbukti pada Pilkada dan Asian Games tidak terjadi konflik alias zero konflik.  Ini berkatkerjasama aparat dan seluruh   pihak. Jangan sampai terjadi konflik SARA,  golongan dan lainnya, " bebernya.

Altur menambahkan,  dalam menjaga Palembang dari Zero Konflik,  pihaknya juga berkoordinasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)  dan Forum Kebangsaan.  "Dengan forum itu, kita berkoordinasi untuk mengantisipasi semua masalah yang menyangkut agama salah satunya pembangunan Kelenteng di Gandus.  Dengan adanya koordinasi dan komunikasi dengan aparat,  dan forum yang ada di Kota Palembang, semua masalah dapat diatasi, " pungkasnya.  (Yanti)