Alumni PPs UMP Jeli Manfaatkan Peluang Revolusi Industri 4.0

Alumni PPs UMP Jeli Manfaatkan Peluang Revolusi Industri 4.0
Wakil Rektor I UMP Prof. Dr. Indawan Syahri, M.Pd., memberikan penghargaan kepada peserta yudisium PPs terbaik. Foto repro klikampera.com

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA.COM – Revolusi industri 4.0 banyak perubahan secara destruktif, fasilitas yang diberikan mempermudah berbagai aktivitas masyarakat. Menghadapi hal tersebut, berbagai terobosan yang dilakukan untuk pengembangan akademik Program Pascasarjana (PPs) Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), di antaranya membentuk kurikulum melalui KKNI yang dibentuk PPs UMP dalam merespon kebutuhan masyarakat.

Oleh karena itu, sebagai alumni PPs UMP dapat memanfaatkan peluang dari revolusi industri 4.0, tersebut melalui karya-karyanya di masyarakat, karena relevansi PPs UMP menggunakan KKNI dengan mengantisipasi berbagai kebutuhan dan aktivitas masyarakat saat ini.

Hal tersebut disampaikan Prof. Dr. Indawan Syahri, M.Pd., Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Palembang dalam sambutan di prosesi yudisium PPs UMP Periode Oktober 2018 yang diadakan pada Sabtu (13/10/2018) di Convention Rumah Limas Palembang.


Peserta yudisium PPs terbaik

Guru Besar Program Studi Bahasa Inggris UMP ini juga berharap alumni PPs UMP dapat berkiprah dengan baik di masyarakat dan Universitas Muhammadiyah Palembang akan mendapat impack yang baik juga dari masyarakat.

Dalam Yudisium PPs UMP Periode Oktober 2018 ini, alumni terbaik diraih oleh Soviyanto, M.Si., dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00 dari prodi manajemen, dan Muamar Putra, M.H., dengan IPK 3,98 dari prodi hukum, serta Yesi Riska Perba, M.Pd., dengan IPK 3,98 dari prodi pendidikan biologi.

Pada kesempatan yang sama PW Muhammadiyah Sumsel Prof. Dr. Romli SA, M.Ag., menyampaikan dan memberikan apresiasi atas prestasi yang telah dicapai mahasiswa yudisium PPs UMP yang telah mendapatkan gelar magisternya.

“Alumni yang telah dihasilkan dari berbagai profesi menandai PPs UMP berjalan dengan baik dan rekareditasi ke depan harus meraih nilai A di setiap program studinya” tambah Prof. Dr. Romli SA, M.Ag. (saft)