Aksi Jambret dengan Senjata Api Mainan Babak Belur Dihajar Massa

Aksi Jambret dengan Senjata Api Mainan Babak Belur Dihajar Massa
Aksi jambret dengan senjata api mainan (MEDIASRIWIJAYA.COM/Ly)

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA.COM,- Hanya beralasan coba -coba, melakukan aksi jambret dengan senjata api mainan. Randi Winata alias Acong (32), nyaris babak belur dihajar warga yang berhasil meringkus tersangka saat kembali melintas di Jalan Tanjung Pandan Komplek Lekipali Kelurahan Sialang Kecamatan Sako Palembang. Selasa (23/10/18) Pukul 15.00 wib.

Dari tangan tersangka Randi, bapak dua anak ini, petugas mengamankan satu unit senjata api mainan korek api, satu unit handphone dan satu unit sepeda motor milik tersangka jenis Yamaha Mio warna biru dengan nomor polisi BG-2034-KB.

Kejadian berawal. Korban Mutiara (14), pelajar warga Kemuning Palembang, bersama dengan temannya, dengan mengendarai sepeda motor honda Bead hendak ke Pasar Perumnas, sementara handphone miliknya diletakkan di dashboard bagian depan motor ditutup sarung tangan.

Tiba- tiba dari bagian belakang samping kiri, tersangka langsung mepet korban dan mengambil handphone korban, di dashboard depan. "Waktu dia ambil, kami langsung kejar, rupanya diajak keliling kembali di tempat awal, kami teriak jambret, untung waktu itu ada kakak-kakak yang hadang dia makai kayu"ujar mutiara.

Tak ayal, tersangka Randi, pun dihajar warga. Beruntung, nyawa warga Komplek Kenten Indah Kelurahan Sukamaju Kecamatan Sako Palembang ini, berhasil diamankan oleh petugas polisi yang melintas di TKP. Oleh petugas, dengan bantuan sebuah truk tersangka yang berlumur darah ini diantar ke Polsek Sako Palembang.

 

Senjata Api Mainan yang Digunakan Pelaku Aksi Jambret (MEDIASRIWIJAYA.COM/Ly)

 

Menurut pengakuan tersangka Randi, bermodal senjata api mainan yang sudah rusak, nekat melakukan aksi jambret, lantaran tidak punya uang setelah anak habis berobat dan di- PHK. "Aku hanya cubo-cubo Pak, Mano habis duet, senpi itu mainan untuk cadangan kalau aku dihadang, tapi senpi itu tidak aku cabut cuma ngomong nah kau ku tembak ku tembak kau, waktu aku di hadang orang tadi" akunya.

Masih dikatakan tersangka Randi, handphone milik korban akan dibuat dan yang akan digunakan untuk biaya keperluan sehari-hari. " Handphone akan aku jual karena aku butuh uang lantaran nganggur. Kalau dapat tadi handphone akan dijual duetnya untuk makan, bukan narkoba dan minuman keras, memang aku suka miras tapi setelah nikah tidak minum lagi," akunya.

Sementara itu. Kapolsek Sako Palembang. Kompol Ahmad Firdaus didampingi Iptu Yahya Roni, membenarkan jika pihaknya telah mengamankan tersangka jambret. "Ini tersangka ditangkap dalam kasus 363 KUHP kasus jambret, Alhamdulillah dia ditangkap, dia melakukan aksi jambret handphone seorang anak remaja, dengan modus mengincar korban dengan mengancam mengunakan senpi mainan korek api, dalam beraksi tersangka ini seorang diri," jelasnya. (Ly)