6,2 Juta Data pemilik KTP-e Belum Masuk DPT Terverifikasi

6,2 Juta Data pemilik KTP-e Belum Masuk DPT Terverifikasi
MEDIASRIWIJAYA.COM/Net Ilustrasi Warga Melakukan Pengecekan DPT

MEDIASRIWIJAYA.COM - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Viryan Azis, mengungkapkan dari 31 juta data pemilik KTP elektronik, 6,2 juta diantaranya belum masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang telah terverifikasi sehingga nantinya dapat dimasukan dalam DPT hasil perbaikan.

“KPU terus berupaya memperbaiki DPT dengan menerima masukan data dari berbagai pihak. Data tersebut kemudian diverifikasi keberadaannya untuk dilakukan pencocokan dan penelitian,” jelasnya. Viryan menuturkan, perbaikan data DPT terus dilakukan termasuk di antaranya dengan menyertakan PKPU No. 11/2018, sehingga masyarakat yang belum memiliki KTP elektronik tetap bisa masuk dalam DPT.

Artinya, mereka yang belum memiliki KTP elektronik dapat menggunakan surat keterangan Dinas Dukcapil setempat untuk dimasukan dalam DPT. Diharapkan dengan demikian DPT yang ada semakin baik. Sekretaris Jenderal Komite Independen Pemantau Pemliu (KIPP), Kaka Suminta, mengatakan KPU perlu melakukan sejumlah upaya untuk memastikan bahwa hak konstitusional warga negara tidak hilang.

Menurut dia, masih ada ruang bagi KPU memperbaiki DPT sehingga kredibilitas data tidak diragukan. Ia menegaskan ada dua hal penting yang perlu dicermati dan diupayakan.

Pertama adalah langkah terukur dan dilaksanakan secara sungguh-sungguh oleh jajaran KPU. Kedua, adanya keterbukaan dan saling komunikasi dengan berbagai pihak. “Nantinya semua pihak terutama parpol dan peserta pemilu dapat mengakses tentang hal itu,” tandasnya.

Sejauh ini KPU telah tiga kali rekapitulsi penetapan DPT. Namun hingga kini, DPT tersebut masih terjadi sejumlah kendala. Terakhir rapat pleno penetapan rekapitulasi DPT pemilu 2019 digelar pada 15 November 2019. Dalam rapat tersebut, disepakati untuk perbaikan DPT dan diberikan waktu maksimal 30 hari.