6 Mitos Baterai Smartphone yang Mungkin Anda Percayai

6 Mitos Baterai Smartphone yang Mungkin Anda Percayai
(net)

MEDIASRIWIJAYA.com - Salah satu masalah utama dan yang paling sering dikeluhkan oleh pengguna smartphone adalah ketahanan baterai. Tidak heran jika banyak sekali ditemukan tips dan trik agar baterai smartphone lebih awet dan bisa bertahan lama.

Bagaimanapun, dari sekian banyak mitos mengenai cara membuat baterai ponsel awet, yang mungkin anda pernah lakukan, seperti mengecas baterai hingga 100 persen, baru mencas ketika daya benar-benar habis, dan praktik-praktik lain, sangat sulit sekali untuk dibuktikan kebenaran dari mitos-mitos tersebut. Benarkan cara tersebut ampuh membuat baterai smartphone awet?

Berikut adalah mitos-mitos mengenai baterai smartphone/ponsel yang harus anda ketahui.

1. Jangan mencas ponsel anda semalaman 

Banyak orang percaya meninggalkan ponsel dicas semalaman akan mengakibatkan baterai anda dalam kondisi “overcharge”.

Maksud dari “overcharge” disini adalah jika anda meninggalkan ponsel anda dicas setelah proses pengisian daya selesai, ia akan tetap mengalirkan arus dan akan mengurangi kapasitas baterai atau bahkan menyebabkan baterai terbakar.

Baterai lithium-ion yang digunakan pada smartphone akan mengalami panas berlebih jika dicas terlalu lama. Ini akan menyebabkan kerusakan dan mengurangi performa baterai atau yang lebih buruk menyebabkan ledakan.

Walaupun sebenarnya perangkat smartphone yang ada saat ini sudah mampu mengatur daya saat sedang dicas dan akan mengurangi arus seiring pengisian daya berlangsung. 

Mitos ini tidak sepenuhnya salah, panas dan tingginya voltase saat dicas bisa mempengaruhi umur baterai dan mengurangi kapasitas baterai.

2. Cas baterai saat sudah benar-benar habis.

Memang benar baterai yang berbasiskan nikel akan “lupa” dengan kapasitas sebenarnya jika anda mengecas baterai sebelum kapasitasnya benar-benar habis. Tapi smartphone menggunakan baterai berjenis lithium-ion, efek ingatan baterai tidak berdampak pada jenis baterai ini.

Sebagian besar baterai smartphone bisa menjaga 70 - 80 persen kapasitas awalnya bahkan setelah beberapa tahun pemakaian.

3. Selalu gunakan charger bawaan

Setiap anda membeli ponsel baru, pasti anda akan disarankan untuk menggunakan charger bawaan atau yang dibuat oleh perusahaan pembuat ponsel.

Sebenarnya charger dari manapun bisa dipakai untuk mengisi baterai ponsel, tapi tentu saja kinerjanya akan berbeda-beda. Ada juga beberapa kemampuan khusus seperti fast charging yang hanya bisa digunakan apabila ponsel diisi dengan charger bawaan.

Namun bukan berarti Anda harus selalu memakai charger bawaan ponsel untuk mengisi baterainya.

4. Jangan gunakan ponsel saat sedang dicas

Menggunakan ponsel saat sedang tersambung ke charger tidak akan berpengaruh buruk pada baterai. Entah digunakan atau tidak, baterai ponsel akan terisi seperti yang seharusnya.

Jadi, jangan takut untuk memakai ponsel saat sedang diisi baterainya.

5. Menghemat baterai dengan menghentikan aplikasi atau menggunakan app killer

Berhenti melakukan ini. Aplikasi yang mengklaim bisa menghemat baterai dengan menghentikan aplikasi yang sedang tidak digunakan sama sekali tidak membantu anda.

Bahkan, menyalakan ponsel anda untuk membuka aplikasi seperti ini bisa jadi mengkonsumsi lebih banyak baterai. Hal ini dikarenakan sebagian besar konsumsi baterai digunakan oleh layar ponsel.

6. Mematikan servis seperti Bluetooth, Wi-Fi dan GPS untuk menghemat baterai

Mungkin ini adalah mitos yang kita anggap paling masuk akal. Tetapi kenyataanya, menyalakan Bluetooh, GPS, dan Wi-Fi pun tak akan terlalu berpengaruh pada kapasitas baterai secara keseluruhan.

Silahkan gunakan servis tersebut karena ponsel anda sudah di desain untuk meng-handle-nya.

Jadi, dari enam mitos di atas yang manakah yang memang berpengaruh dalam menghemat baterai anda?
Jika anda ingin menghemat baterai, salah satu cara yang paling mudah adalah dengan mengurangi tingkat kecerahan layar. Karena komponen yang sebenarnya paling menguras daya baterai ponsel anda adalah layar. (net/berbagai sumber)