53 SMA di Sumsel Masih UNKP

53 SMA di Sumsel Masih UNKP
MEDIASRIWIJAYA.COM/Yanti Kabid SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Bonny Syafrian

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA.com - Pelaksaan Ujian Nasional (UN) di tingkat SMA akan dilaksanakan pada 1 hingga 8 April 2019. Untuk di SMA di Sumsel masih ada 53 sekolah yang masih menggunakan sistem Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP).

Kabid SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Bonny Syafrian mengatakan, ada beberapa kendala yang menyebabkan 53 sekolah tersebut masih menggunakan UNKP di antaranya jaringan internet yang belum ada, serta sarana dan prasarana seperti komputer belum tersedia. "Kita tidak bisa memaksa sekolah yang belum siap Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jika sarana dan prasarananya belum memadai, " ujarnya, Rabu (2/1).

Lebih lanjut Bonny menerangkan, 53 sekolah yang masih menggunakan UNKP tersebar di beberapa daerah di Sumsel yakni OKI 9 sekolah, Mura 14 sekolah, Muba 8 sekolah, Banyuasin 11 sekolah, Ogan Ilir 1 sekolah, OKUS 6 sekolah, Empat Lawang 2 sekolah, Muratara 2 sekolah. "Untuk peserta UN SMA di Sumsel 64.386 siswa. Namun masih ada 4 sekolah swasta yang belum menyerahkan jumlah siswa yang mengikuti UN," katanya.

Dia menjelaskan, sinkronisasi UN SMA dilaksanakan ada 29 hingga 30 Maret. UN SMA dilaksanakan pada 1 hingga 8 April. Untuk sinkronisasi UN Susulan 13 hingga 14 April, dan UN Susulan SMA pada 15 hingga 16 April. Selanjutnya, pemindaian UN dilaksanakan pada 26 Maret hingga 13 April. Pengiriman hasil pemindaian UN 15 April, dan pemindaian UN Susulan 23 hingga 27 April. Kemudian, pengiriman hasil pemindaian UN susulan 29 April, dan skoring dilaksnakan pada 16 hingga 2 Mei. Dan penyerahan hasil UN ke Provinsi 3 Mei. "Pengumuman di satuan pendidikan 6 hingga 9 Mei, "pungkasnya. (Yanti)