Polisi Masih Selidiki Kematian Guru SMP

Polisi Masih Selidiki Kematian Guru SMP
Guru SMPN 2 Lubuklinggau, Ely Heriana (50 tahun) semasa hidup.(foto ist)

LUBUKLINGGAU, MEDIASRIWIJAYA - Polres Lubuklinggau hingga kini masih terus melakukan penyelidikan penyebab kematian guru SMPN 2 Lubuklinggau bernama Ely Heriana (50 tahun).

Ely Heriana ditemukan dalam keadaan terluka di Jalan Letkol sukirno (Jalan Bandara Silampari) tidak jauh dari simpang tiga kantor Camat Lubuklinggau Timur 1, Kota Lubuklinggau, Kamis (03/10/2019) sekitar pukul 17.15 WIB, melansir sripoku.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono membenarkan bahwa berdasarkan laporan warga dan hasil penyelidikan, Ely Heriana terjatuh dari sepeda motor berakibat luka di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Siti Aisyah Kota Lubuklinggau. "Setelah kejadian saya langsung perintahkan AKP Rivow Kasat Reskrim, AKP Diaz Kapolsek Lubuklinggau Timur dan Ipda Jemmy Kanit Laka Lantas, untuk melakukan penyelidikan," ujar dia.

Hasil penyelidikan dan dikuatkan hasil visum, Ely meninggal dunia akibat jatuh dari motor Honda Vario. Kemudian ada dugaan yang berkembang di sosial media bahwa Ely Heriana korban curas (jambret).

Namun, sampai saat ini belum dapat dipastikan. "Belum ada saksi yang melihat langsung ada orang lain yang melakukan kekerasan secara langsung, point to point, atau dengan bahasa lain, menarik, memetik tas milik korban," ungkap Dwi.

Dwi memaparkan, pengertian kecelakaan lalu lintas itu sendiri secara harfiah merupakan suatu peristiwa, karena lalainya setiap orang yang mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya, menyebabkan timbulnya korban jiwa maupun kerugian materil.

Sehingga fakta hukum sementara yang ditemukan, korban meninggal dunia di jalan raya akibat jatuh dari sepeda motor, helm terlepas, luka pada bagian kepala.

Kasat Reskrim AKP Rivow menambahkan bahwa saat ini Tim Polres sudah mengantongi saksi kunci yang melihat langsung peristiwa itu. "Pada saat saksi mendengar korban terjatuh, secara bersamaan (saksi) melihat dan mengetahui ada 2 orang yang mengendarai sepeda motor merk Yamaha V-ixion warna merah seri terbaru melintasi korban," ujarnya.

Kemudian beberapa saat setelah kejadian pengendara sepeda motor itu tidak berhenti dan terus melajukan sepeda motornya ke arah Bandara Silampari dan saksi memastikan tidak ada kendaraan lain yang melintasi jalan tersebut.

Update Kasus Pembunuhan Cinta Segita di Lubuklinggau, Polres Limpahkan Berkas Tiga Tersangka ke PN. "Setelah itu banyak pengguna jalan lainnya berhenti dan menolong korban. Untuk ciri-ciri pengendara dan nomor polisi/plat sepeda motor Yamaha V-ixion merah tersebut belum dapat dijelaskan tim, guna penyelidikan lanjutan," ujarnya.

Kemudian Dwi menegaskan dan mengingatkan kepada pengendara sepeda motor Yamaha V-ixion merah diduga berada di TKP meninggalnya Elly, untuk datang klarifikasi ke Polres Lubuklinggau. "Kalau memang tidak ada peristiwa curas (jambret) mari kita clearkan, beda cerita kalau tim kami yang menemukan keberadaan pengendara V-ixion merah itu," ujarnya.

Rivo mengingatkan kewajiban siapapun yang terlibat, mengetahui, tidak menghentikan, menolong korban kecelakaan lalu lintas, tidak melaporkan ke polisi ancamannya 3 tahun penjara. "Terlepas itu kelalaian dari pihak mana, sebagaimana pasal 312 UU 22/2009 tentang Lalu lintas angkutan jalan," ujarnya.(net)