Polisi Kesulitan Temukan Lokasi Pembalakan Hutan

Polisi Kesulitan Temukan Lokasi Pembalakan Hutan
Ilegal Loging atau pembabatan kayu di hutan wilayah Pematang Buluh Kecamatan Tiga Dihaji, yang terjadi baru-bari ini, Minggu (1/3/2020). (foto ist)

MUARADUA, MEDIASRIWIJAYA - Aparat kepolisian Polres OKU Selatan kesulitan menemukan lokasi, yang diduga pembalakan hutan berada di Kawasan Pematang Buluh Kecamatan Tiga Dihaji perbatasan dengan hutan wilayah Mekakau Ilir. Terkait beredarnya dugaan pembalakan hutan atau ilegal loging di OKU Selatan beberapa waktu lalu petugas telah menelusuri lokasi hutan yang gagal ditemukan.

Disampaikan Kapolres OKU Selatan AKBP Deny Agung Andriana, SIK, MH bahwa pihaknya membutuhkan informasi lokasi tempat pembalakan tersebut. "Petugas sudah melakukan penelusuran hingga wilayah pere'an (Kecamatan Mekakau Ilir) kalau bisa yang mengupload foto tersebut membantu memberitahu lokasinya," kata AKBP Deny Agung Andriana, SIK, MH melansir Sripo, pekan lalu.

Kendati demikian, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan dan pencarian terutama melakukan pemantauan pada kendaraan truk-truk yang mengangkut kayu yang akses keluar. "Kita lakukan pencarian, terutama kendaraan-kendaraan truk yang dicurigai mengangkut kayu kita pantau dan di lakukan penindakan," ungkap Kapolres.

Terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai PDI Perjuangan Kabupaten OKU Selatan, Choirinda sebagai warga setempat membenarkan adanya pembalakan hutan di hutan lindung Kecamatan Tiga Dihaji OKU Selatan yang beredar di media sosial. "Memang informasinya lokasinya cukup jauh, harapan kita pembalakan itu dihentikan dan pelaku tetap di tindaklanjuti,"ujarnya.

Menurutnya politisi perempuan yang berasal dari Kecamatan Tiga Dihaji tersebut pembalakan kayu di hutan lindung tersebut telah langsung lama bahkan saat ini telah hampir habis dibabat oknum tidak bertanggung jawab."Kita harap bisa dihentikan, kemudian orang di Desa Sukabumi pasti tahu lah lokasi tersebut," tambah Choirinda.(net)