PMP OKUT Unjukrasa Tuntut PT LPI Kembalikan Lahan Warga Campang Tiga Ulu

PMP OKUT Unjukrasa Tuntut PT LPI Kembalikan Lahan Warga Campang Tiga Ulu
(Foto ist)

 

 

OKUT,  MEDIASRIWIJAYA.com -  Posko Menangkan Pancasila (PMP) bersama Forum Masyarakat Tani Campang Tiga Ulu Bersatu berunjukrasa menuntut PT Laju Perdana Indah (LPI) mengembalikan lahan yang sampai kini dikuasai padahal area tersebut milik warga yang belum diganti rugi.

 

Ketua PMP OKUT Timur, Edi Susilo, di Belitang, OKUT, Senin mengatakan penguasaan lahan yang dilakukan PT LPI telah terjadi sejak 21 tahun lalu. Dan masyarakat terus berjuang, akhirnya awal tahun 2018, tim 9 Pemkab OKUT merekomendasikan untuk membayarkan hak pengabdian atas lahan masyarakat kepada perusahaan yang menanam tebu itu.

 

"Keputusan tim 9 tersebut dilakukan setelah perusahaan terbukti tidak memberikan penggantian atas lahan warga 1.322 hektare," katanya.

 

Dia menjelaskan, hari ini bersama sekitar seratus masyarakat Campang Tiga Ulu berunjukrasa ke DPRD dan Pemkab OKUT.

 

Dengan menuntut kembalikan lahan masyarakat seluas 1.322 hektare, STOP HGu PT LPI jika tidak melaksanakan putusan tim 9, berikan plasma kepada warga Campang Tiga Ulu dan Laksanakan Pasal 33 UUD 19445 Dan UUPA No. 5 Tahun 1960, ujarnya.

 

Unjukrasa tersebut diisi dengan orasi bergantian Forum Masyarakat Tani Campang Tiga Ulu Bersatu, Serikat Tani Nasional 

(STN), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) ) dan Caleg Partai Nasdem Dapil OKUT untuk DPRD Sumsel Nomor Urut 2, Jaimarta.(Ne)