Pertamina Target Bedah 10 Rumah

Pertamina Target Bedah 10 Rumah
Peresmian dilakukan Asset 2 General Manager (GM), Astri Pujianto didampingi Asisten III, HM Rasyid SAg MM didampingi Field Manager (FM) Limau, M Nur bersama Man LR, Fransiska Mikha dan Ast Man Gov dan PR, Setyo Puji Hartono dirumah Amsardi, warga Desa Tanjung Menang, Kecamatan Prabumulih Selatan merupakan wilayah Field Limau.(FOTO IST)

PRABUMULIH, MEDIASRIWJAYA - Satu lagi rumah warga dibedah oleh PT Pertamina EP (PEP) Asset 2 melalui Field Limau. Bedah rumah telah selesai dan diresmikan Selasa (5/11/2019).

Peresmian dilakukan Asset 2 General Manager (GM), Astri Pujianto didampingi Asisten III, HM Rasyid SAg MM didampingi Field Manager (FM) Limau, M Nur bersama Man LR, Fransiska Mikha dan Ast Man Gov dan PR, Setyo Puji Hartono dirumah Amsardi, warga Desa Tanjung Menang, Kecamatan Prabumulih Selatan merupakan wilayah Field Limau.

Dalam sambutannya, Pujianto menyampaikan, kalau program perusahaan dalam rangka mendukung program Pemerintah kota (Pemkot) menyediakan rumah layak bagi warga kurang beruntung.

“Sejauh ini, sudah 61 rumah dibedah di wilayah Asset 2. Setiap tahunnya, kita targetkan membedah 10 rumah. Sekarang ini, sudah 7 rumah dibedah dan 3 lagi on progress,” katanya, melansir globalplanet, kemarin.

Diceritakan Pujianto,  program bedah rumah dilaksanakan sejak tahun 2014 sejalan dengan program Pemerintah Kota Prabumulih dalam rangka pengurangan angka kemiskinan.

"Bedah rumah ini merupakan bedah rumah ke-61 di seluruh Pertamina EP Asset 2 dan ke-28 di Field Limau yang tersebar di kabupaten2 sekitar operasional, dan bedah rumah ini merupakan yang ke-31 khusus di kota Prabumulih", terangnya.

Ia menambahkan, tahun 2019 direncanakan ada 10 rumah dibedah, dan yang terealisasi tujuh unit, sedangkan 3 lainnya akan dilaksanakan pada November-desember yakni di Kelurahan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat 1 Rumah, dan 2 lainnya di Kabupaten Muara Enim", jelasnya.

Rumah dibedah standarnya dengan dinding batu bata plester dan cat lengkap, lantai keramik, atap seng dan rangka kayu, dengan 2 kamar, 1 ruang keluarga dan 1 kamar mandi, namun pelaksanaannya bisa berbeda menyesuaikan kondisi dan ketersediaan lahan milik penerima manfaat. Anggaran yang dihabiskan untuk setiap rumah berkisar 50-60 juta, bebernya.

Dia menjelaskan, proses pemilihan penerima manfaat melalui berbagai tahapan seleksi mulai dari penerimaan informasi, pemeriksaan data, survei, analisa kelayakan, check list persyaratan, perencanaan bangunan hingga eksekusi dan serah terima bantuan.

Program CSR bidang infrastruktur Bedah Rumah ini merupakan upaya perusahaan dalam mendukung penurunan angka kemiskinan, yang mana sejalan dengan program pemerintah. Lebih dari itu, untuk memaksimalkan jalannya program, sumber dana tak hanya dari CSR namun juga merupakan sumbangan langsung dari para pekerta perusahaan yang ingin turut membantu masyarakat di sekitar wilayah kerja. Bedah rumah sendiri diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata kepada masyarakat terutama peningkatan taraf hidup ekonomi melalui pemenuhan kebutuhan primer papan.

Lanjutnya, kalau program bedah rumah ini tidak semuanya di Prabumulih. Tetapi, hampir 50 persen lebih atau 31 rumah telah dibangun di Prabumulih.

“Tiga lagi, kita targetkan dua bulan ke depan bisa tuntas dan trealisasi. Rumah dibangun disesuaikan standar Pemkot, dan diusulkan masyarakat. Kita survey, layak kita bangun,” terangnya.

Ungkapnya, dana program bedah rumah ini. Kata dia, berasal dari perusahaan dan juga pekerja dikelola Baznas.

“Sebenarnya, tugas pokok Pertamina guna mencukupi kebutuhan energi atau minyak dan gas (migas) nasional. Apalagi, kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) setiap tahun meningkat berimbas target perusahaan juga meningkat,” tambahnya.

Sebutnya, perusahan tidak bekerja sendiri. Perlu dukungan Pemkot dan masyarakatnya, guna bisa memenuhi kebutuhan warga.

“Perusahaan berupaya mendorong pekerjanya amanah, guna menghadirkan kebutuhan migas bagi warga,” tukasnya.

Harapannya, bagi penerima, Amsardi bisa menghuni rumah telah dibangun dengan nyaman. “Konsentrasi dalam mencari nafkah, untuk menghidupi keluarganya,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten III, HM Rasyid SAg MM mengatakan, kalau kegiatan dijalankan perusahaan sangat positif dan sangat bermanfaat warga.

“Kita berterima kasih, karena perusahaan telah mendukung program Pemkot untuk kesejahteraan warga,” tukasnya.

Apalagi, kata dia, Pemkot sangat konsentrasi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Khususnya, menyediakan rumah layak huni bagi masyarakat,” pungkasnya.

Kades Tanjung Menang, Asmedi Cik Adam SH MH mewakili warganya, berterima kasih atas kepedulian perusahaan telah memperhatikan warganya.

“Rumah tidak layak huni dibedah menjadi layak huni. Harapan kita, program ini terus berlanjut,” ujarnya.(net)