Penimbun Rawa tak Berizin Ditindak Tegas 

Penimbun Rawa tak Berizin Ditindak Tegas 
Suasana rapat yang dipimpin Wakil Walikota Palembang

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Permasalahan banjir yang saat ini terjadi di Jakarta membuat Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda mengambil sikap. Sebelum banjir melanda Kota Palembang lebih parah, Fitri mengatakan akan menindak tegas penimbunan rawa yang tidak berizin.
Hal ini ditegaskannya di sela-sela mengumpulkan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi terkait membahas tentang solusi mengatasi banjir, serta upaya penanganan bila bencana alam tersebut terjadi di Kota Palembang, di Bappeda, Jumat (3/1).

Menurut dia, saat ini sudah memasuki musim hujan. Bahkan, BMKG mempediksi jika musim penghujan akan berlangsung lama. Untuk itu, pihaknya meminta dinas terkait segera mengantisipasi dengan cepat dan tanggap.
Salah satunya lanjut Fitri, pihaknya meminta dinas terkait untuk menyetop aktivitas penimbunan rawa yang tidak berizin. Dia mengingatkan kepada para camat dan lurah beserta jajaran untuk senantiasa siap 24 jam memantau wilayah masing-masing.
"Bila ada kegiatan penimbunan rawa yang belum memiliki izin agar segera dihentikan. Pihak kecamatan dan kelurahan harus tahu dan mengawasi kondisi lingkungannya dengan tegas," tegas Fitri.
Rapat diikuti pimpinan Balai Besar Jalan Sumsel, BMKG Palembang, dan instansi lainnya ini, Fitri meminta forum ini untuk mengantisipasi serta mengatasi dampak yang mungkin terjadi saat musim hujan. Dirinya mengimbau seluruh OPD untuk mengawasi titik genangan yang lambat surut ketika hujan. "Melalui forum ini kita berkeinginan agar OPD mengetahui tugas masing-masing saat terjadi bencana. Bukan kita berharap terjadi bencana, namun kita harus lebih siap bila hal tersebut terjadi," ujarnya.
Berkaitan dengan penyempitan saluran akibat utilitas pipa dan kabel, Fitri mengimbau pemilik utilitas untuk segera menata asetnya. Dirinya juga mengingatkan OPD serta instansi pemilik kewenangan agar melakukan upaya konkret terhadap utilitas yang menghambat saluran air. (rin)