Pengelolaan DAK Pendidikan OKUT Optimal

Pengelolaan DAK Pendidikan OKUT Optimal
Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dodi Purnama.(foto ist)

OKUT, MEDIASRIWIJAYA -  Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dodi Purnama mengatakan, keberhasilan pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan OKU Timur, telah mendapat pengakuan dari DPRD Lampung Utara pada saat kunjungan kerja di DPRD OKU Timur belum lama ini.

"Kemudian  terciptanya hubungan yang baik antara panitia tingkat sekolah, tim teknis kabupaten, Pemerintah Provinsi, dan pemerintah pusat melalui Kemendikbud RI yang sudah terjalin sejak lama sehingga berdampak positif pada dunia pendidikan di daerah ini," katanya, melansir globalplanet, kemarin.

Keberhasilan tersebut tentunya tidak terlepas dari beberapa indikator, antara lain,  penyerapan Pagu anggaran DAK pendidikan  dua  tahun terakhir mencapai 100 persen.  Kepatuhan pengelola kegiatan dalam melaksanakan regulasi yang mengatur pelaksanaan DAK Pendidikan.  Ketaatan pengelola kegiatan dalam menyampaikan berbagai laporan pelaksanaan DAK Pendidikan, baik yang disampaikn ke Kemendikbud, Kemenkeu, maupun Pemerintah Provinsi.

Dia juga menambahkan, keberhasilan dalam pengelolaan DAK Pendidikan pada  2017,  Pemkab OKU Timur  mendapat tambahan Pagu anggaran hampir Rp 4 Miliar pada  2018. Sedangkan, pada 2019 Pemerintah Pusat kembali mengucurkan tambahan dana lebih dari Rp14,5 miliar.

Dengan ditunjang beberapa faktor itu mendorong penggunaan DAK bidang Pendidikan di Bumi Sebiduk Sehaluan benar-benar tepat sasaran dan sesuai peruntukan."Kita harapkan dengan adanya DAK ini bisa mendukung kemajuan pendidikan di daerah kita," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya keberhasilan OKU Timur dalam mengelola Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan, mendorong Komisi III dan IV DPRD Lampung Utara, melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di DPRD OKU Timur pada Senin (18/11/2019).

Lebih khusus dalam bidang pendidikan terutama tentang DAK yang harus dipelajari karena OKU Timur berhasil mengelola dana DAK dalam bidang pendidikan."Karena kita butuh kiat-kiat agar pengelolaan DAK khusus pendidikan bisa dikelola dengan baik di tempat kami," terangnya.

Sementara Ketua Komisi III  DPRD Lampung Utara Joni Badyal, menambahkan Kungker ini dalam rangka mempelajaribkiat-kiat dalam dan belajar tentang pembahasan anggaran supaya lebih bermanfaat.
"Karena kondisi OKU Timur dan Lampung Utara hampir sama sehingga kita perlu belajar," jelasnya.

Ketua Komisi IV Arnol Alam jika melihat dari APBD dan PAD sama perbedaan hanya pembahasan APBD OKU Timur akan mengesahkan.
"Sedangkan kami masih dalam pembahasan yang panjang namun 30 November 2019 kami ketuk palu untuk pengesahan APBD kami," ujarnya

Lebih khusus dalam bidang pendidikan terutama tentang DAK yang harus dipelajari karena OKU Timur berhasil mengelola dana DAK dalam bidang pendidikan.

"Karena kita butuh kiat-kiat agar pengelolaan DAK khusus pendidikan bisa dikelola dengan baik di tempat kami," ujarnya.(net)