Pelatihan Pelatih Renang Lisensi C Tingkat Provinsi dan  Penandatanganan MoU, MoA UPGRI Palembang dan PRSI Sumsel

Pelatihan Pelatih Renang Lisensi C Tingkat Provinsi dan  Penandatanganan MoU, MoA UPGRI Palembang dan PRSI Sumsel
Dekan FKIP Dr Dessy Wardiah MPd memberikan cenderamata kepada Ketua PRSI Sumsel Ir Sarimuda MT disaksikan Sekum KONI Sumsel dan Warek 2 UPGRI Palembang Dr Yaser Arafat SE MM

PALEMBANG - Bertempat di Ruang Auditorium 402 Lantai I Universitas PGRI Palembang berlangsung Penandatanganan MoU, MoA antara Universitas PGRI Palembang dengan Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Sumsel dan KONI Sumsel, Rabu (12/2).

Penandatanganan MoU dan MoA ini di sela kegiatan pembukaan Pelatihan Pelatih Renang Lisensi C Tingkat Provinsi yang digelar selama 3 hari di Universitas PGRI Palembang.

Hadir pada acara pembukaan ini antara lain, Ketua PRSI Sumsel, Ir H Sarimuda MT, Sekum KONI Sumsel Ir Suparman Romans, Rektor Universitas PGRI Palembang yang pada kesempatan ini diwakili Wakil Rektor I, Dr Yaser Arafat SE MM.

Ketua PRSI Sumsel, Ir H Sarimuda MT dalam sambutannya mengatakan PRSI Sumsel sangat bersyukur bahwa UPGRI Palembang berkomitmen untuk memajukan renang di Prov Sumsel. "Tanpa pelatih renang yang andal dan bersertifikat maka tidak mungkin mendapatkan perenang yang andal. Maka bagi peserta ikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh supaya dapat memberikan kontribusi," ujar Sarimuda.

Menurutnya, renang miskin atlet kaya medali sehingga merupakan target PRSI Sumsel untuk menyiasati kondisi ini. "Jadi perlu sinergi supaya bisa mengangkat renang Sumsel. Banyak medali yang bisa disumbangkan di ajang seperti PON. Saya sebagai Ketum melihat kondisi yang ada dari sisi fasilitas kolam renang yang sudah sangat memadai jumlah dan kualitasnya di Palembang ini. Tapi pertanyaannya apakah atlet renang Sumsel mampu di kancah nasional ataupun internasional," kata Sarimuda seraya menambahkan dalam waktu dekat akan mendatangkan pelatih renang dari Cina. 
"Pelatih yang betul-betul bertekad cetak atlet renang yang berprestasi. Pelatih Cina itu dipilih karena bisa memberikan kontribusi keahlian. Kami berharap KONI dan UPGRI Palembang ada kelanjutan ke depan dari MOU ini," tambahnya.
Di tempat yang sama, Ketua KONI Sumsel yang diwakili Sekretaris Umum KONI Sumsel, Ir Suparman Romans mengatakan adanya MoU dan MoA serta pelatihan ini sangat membanggakan karena untuk bisa bantu dengan inisiatif UPGRI Palembang ini. "Kami sangat berharap melalui pelatihan ini dapat membina atlet-atlet renang berkualitas. Cabang renang sangat bisa diharapkan bersaing dengan 24 nomor yang bisa dipertandingkan. Kita Sumsel  bisa kembali masuk 5 besar. Sinergitas yang bisa dibangun sangat diharapkan. UPGRI Palembang sangat kami apresiasi. Saya berharap ada progres. 
Untuk meningkatkan prestasi maka KONI Sumsel juga wajib ikut serta untuk upaya meningkatkan prestasi atlet Sumsel dalam hal ini kami juga mendukung UPGRI Palembang yang selalu peduli terhadap dunia olahraga," ujar Suparman.

Rektor diwakili Wakil Rektor I Dr. Yaser Arafat SE MM dalam sambutan sekaligus membuka pelatihan mengatakan UPGRI Palembang siap melaksanakan kebijakan yang dicanangkan pemerintah melalui Menteri Pendidikan Nasional baru-baru ini. "Kami melaksanakan kebijakan-kebijakan di antaranya dengan kegiatan hari ini. Ini sebagai refleksi UPGRI Palembang menyikapi kebijakan pemerintahan melalui Mendikbud. Kebijakan yang sudah kami lakukan adalah dengan mengadakan MOU dengan universitas kelas 100 dunia. Kami sudah ke Univ of Malaya. April ini kami akan undang mereka ke sini untuk pencerahan terhadap dosen-dosen di sini. Insya Allah kami akan terus lakukan kerjasama yang konkrit," ujar Yaser.

Menurutnya, UPGRI Palembang juga konsen membina mahasiswa terutama di bidang olahraga. Ini dibuktikan dengan berhasilnya mahasiswa di tingkat nasional dengan berbagai prestasi. "Kita sudah 3 kali berturut-turut juara 1 pekan olahraga mahasiswa se-Indonesia. Kontribusi di berbagai even olahraga juga sudah kita berikan," tambah Yaser.

Dekan FKIP UPGRI Palembang, Dr Dessy Wardiah, MPd didampingi Ketua Panitia Farizal Imansyah, MPd mengatakan pelatihan digelar 12 Februari - 15 Februari 2020 dengan peserta terdiri dari perwakilan pelatih renang dari Bangka Belitung, Perwakilan guru dan pelatih dari kabupaten/kota di antaranya Palembang, Lahat, Muba, OKU, Pagaralam dan Prabumulih dengan jumlah 28 orang serta perwakilan mahasiswa sebanyak 12 orang. (rin)