Pastikan Stok Darah Banyuasin Aman

Pastikan Stok Darah Banyuasin Aman
MS/DARMA Ketua PMI Sumsel Hj Febrita Lustia H Herman Deru dan Ketua PMI Banyuasin dr Hj Sri Fitriyanti H Askolani didampingi Kadiskes Banyuasin dr H M Mgs M Hakim MKes dan staf PMI berfoto bersama.

BANYUASIN, MEDIA SRIWIJAYA -- Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyuasin, dr Hj Sri Fitriyanti H Askolani memastikan stok darah akhir tahun aman, Senin (9/12/2019).

"Golongan darah yang dibutuhkan, oleh keluarga pasien pasti darah yang segar dan sehat," kata dr Hj Sri Fitriyanti H Askolani didampingi Kepala Dinas Kesehatan Banyuasin dr H Mgs M Hakim MKes seraya menyebutkan, Tahun 2020 PMI Banyuasin akan menjadi tuan rumah Jumbara dan Musprov.

Maka dari itu, PMI Banyuasin, terus berkomitmen dan bergandengan dengan organisasi sosial melalui Sahabat Donor PMI yang memiliki jumlah pendonor yang aktif dan bersedia apabila golongan darah (Golda) dibutuhkan.

"Sebagai organisasi yang besar di Indonesia dan berlandaskan kemanusian, pertama kita akan berusaha mencari markas PMI Kabupaten yang tetap tidak loncat sana loncat sini, berpindah-indah tempat," ujar Sri seraya berucap meskipun kekosongan Golda B, PMI Banyuasin sudah menyimpan stok darah yang kosong melalui Sahabat Donor.

Masih kata istri Bupati Banyuasin H Askolani SH MH, pihaknya akan bekerjasama dengan stake holder yang berkaitan dengan PMI agar saling bersenergi.

"Kalau memang rumah sakit membutuhkan darah, PMI Banyuasin siap dan tidak perlu mencari di PMI Palembang," ungkap Sri yang akan segera mendirikan Unit Tranfusi Darah (UTD) lebih baik lagi. Untuk menyiapkan stok darah dengan berbagai upaya.

Sementara itu, Kadiskes Banyuasin dr H Mgs M Hakim MKes mengatakan, pihaknya akan terus berupa untuk membantu UTD Banyuasin dalam kebutuhan pasien memerlukan darah. Sebab itu, pihaknya akan menyiapkan kendaraan transfortasi khusus pendonor.

"Stok darah kerap kali kekosongan. Untuk itu, pihaknya akan menyiapkan kendaraan transfortasi bagi pendonor melalui Sahabat PMI maupun pendonor mandiri (Sukarelawan) sehingga kebutuhan darah terus bisa terpenuhi," tandas Hakim. (ydp)