Pasar Kalangan Ditutup, Kewenangan Kades

Pasar Kalangan Ditutup, Kewenangan Kades
PLT Kepala UPT Pasar L Disperindag Lahat, Ari Azari SH

LAHAT, MEDIA SRIWIJAYA - Di tengah pandemi Covid 19 ini. Sejumlah pasar kalangan di berbagai desa di Lahat mengentikan kegiatan keramaian tersebut. Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lahat Fikriansyah SE MSi melalui PLT Kepala UPT Pasar L, Ari Azari SH menjelaskan, bahwa fenomena penghentian pasar kalangan di berbagai desa, lantaran kewenangan kades. "Berdasarkan Permendagri 42 tahun 2007, penyerahan pasar itu sepenuhnya diserahkan ke desa, dan sebagian penutupan pasar itu dikelola oleh BUMdes tersebut," ujarnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (27/4)

Dikatakannya, sebelumnya pihaknya telah mengimbau kepada camat setempat agar mengimbau desa desa tidak menghentikan operasional pasar kalangan.
"Arahan Bapak Sekda, agar pasar kalangan di desa terus berjalan, namun sejumlah desa masih melakukan penghentian pasar kalangan," ujarnya.

Menurut catatan pihaknya bahwa jumlah pasar kalangan di berbagai desa se-Kabupaten Lahat dengan total 20-an."Yang termonitor pasar yang masih aktif Bungamas dan  Jarai, namun semenjak covid 19, ada kades yang mengambil kebijakan untuk menutup sementara pasar desa," ungkapnya.

Sebelumnya, Pemerintah Desa Tanjung Tebat, Kecamatan Tanjung Tebat telah mengeluarkan surat pengumuman nomor 140/160/KD TT/TT /2020 prihal menutup sementara pasar kalangan di Desa tanjung Tebat, dalam jangka waktu yang belum ditentukan. Pengeluaran surat pengumuman oleh kades setempat lantaran untuk pencegahan covid 19. (Prima)