Musnahkan Narkoba dan Senjata Tajam

Musnahkan Narkoba dan Senjata Tajam
Teks Foto Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), kembali memusnahkan barang bukti tindak kejahatan periode Juli sampai Oktober 2019, berupa narkoba dan senjata taman,  Rabu (11/12).

PALI, MEDIASRIWIJAYA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), kembali memusnahkan barang bukti tindak kejahatan periode Juli sampai Oktober 2019, berupa narkoba dan senjata taman,  Rabu (11/12).

Pemusnahan barang bukti tersebut disaksikan Bupati PALI H Heri Amalindo, Kapolres PALI AKBP Yudi Suharyadi, Plt Kepala Dinkes PALI, Mudakir dan sejumlah pegawai Kejari, demikian melansir globalplanet. 

Barang bukti yang dimusnahkan,  yakni narkoba jenis sabu-sabu seberat 172,104 gram dari 7 perkara, ekstasi 12,094 gram dari 2 perkara, senjata tajam 10 pucuk dari 9 perkara serta kunci T juga gergaji besi, dan satu pucuk senjata api laras pendek.

Marcos Marudut Simaremare, Kepala Kejari PALI menjelaskan bahwa pemusnahan BB merupakan rangkaian penegakan hukum dan pemusnahan tersebut adalah akhir satu dari penyelesaian perkara.

"Juga sebagai upaya melaksanakan putusan pengadilan juga untuk menghindari BB disalahgunakan," ungkap dia.

Menghindari penyalahgunaan BB, juga dijelaskan Kajari bahwa BB sejak dari kepolisian sampai pengadilan dan berakhir pada pemusnahan disegel. 

"BB disegel, dimana segel tidak pernah diganti. Pemusnahan sendiri dilakukan  secara bertahap, yakni jenis narkoba dimusnahkan dengan cara di-blender, jenis Sajam dimusnahkan dengan cara dipotong serta yang lainnya dibakar," tukasnya. 

Sementara Bupati PALI mengharapkan kedepannya, BB yang ditemukan dan dimusnahkan semakin sedikit. "Artinya kalau BB sedikit, tindak kriminal juga berkurang. Dengan adanya pemusnahan ini, bentuk aparat penegak hukum peduli dalam menekan tindak kriminal di PALI. Untuk itu kami sampaikan apresiasi," katanya.

Bupati juga prihatin dengan masih banyaknya BB berupa narkoba yang disita dari masyarakatnya. "Narkoba sangat berbahaya, banyak efek samping ketika sudah terjerat narkoba. Dan efek sampingnya adalah segala perbuatan kriminal banyak dipengaruhi narkoba. Dengan itu, mari kita bersama-sama menjadi ujung tombak dalam menghilangkan penyakit narkoba," katanya.(net)