Musim kemarau, Harga Sayuran Naik

Musim kemarau, Harga Sayuran Naik
Sayuran yang kini harganya naik hingga 100 persen.(foto ist)

PAGARALAM, MEDIASRIWIJAYA – Musim kemarau yang sudah memasuki bulan keenam, tak cuma mengakibatkan musibah kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap. Namun dampak kekeringan akibat kemarau ini, telah membuat beberapa jenis komoditas sayur-mayur di Kota Pagaralam mengalami kenaikan harga hingga 100 persen.

Yati, salah seorang pedagang di Pasar Dempo Permai mengatakan, kenaikan harga beberapa jenis sayuran ini akibat pasokan yang kurang dari para petani. “Kacang buncis sebelumnya kami jual Rp 10 ribu per kilo tapi sekarang Rp20 ribu karena modal belinya naik akibat pasokan dari petani yang kurang,” terang Yati (43), seorang pedagang, melansir detiksumsel, Senin (07/10).

Pantauan di lapangan kawasan sentra penghasil sayuran di Pagaralam seperti kecamatan Dempo Utara dan sekitarnya, lahan milik petani seperti areal persawahan  maupun lahan pertanian sayur-mayur banyak yang tidak bisa diolah dan ditanami lagi. Hal itu terjadi, akibat pasokan air yang terhenti dampak musim kemarau panjang yang mengakibatkan lahan pertanian banyak mengalami kekeringan yang berimbas pada minimnya pasokan komoditas sayur-mayur ke para pedagang. (net)