Koral Cor Beton Berserakan di Jalan

Koral Cor Beton Berserakan di Jalan
MS/DARMA Sisa batu cor beton yang diangkut oleh kendaraan mobil molen, berserakan di tengah jalan Pematang Tinggi Pangkal persisnya Desa Pelajau Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin.

BANYUASIN, MEDIASRIWIJAYA -- Sisa batu cor beton yang diangkut oleh kendaraan mobil molen, berserakan di tengah jalan pematang tinggi pangkal persisnya di Desa Pelajau Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin. Batu membahayakan pengendara sepeda motor yang melintas, Senin (11/11).

Pantauan di lapangan, akses jalan penghubung Kecamatan Banyuasin III - Rantau Bayur kini rawan kecelakaan, meskipun jalan tersebut kini sudah dikerjakan dengan baik, mulus. Tak luput dari debu dan sisa bangunan yang berserakan di jalan. Tak hanya itu, sepanjang jalan Pematang Tinggi Desa Pelajau dipenuhi sisa - sisa cor beton berserakan di areal rendah. Bebatuan yang berukuran 1-2 centimeter berserakan di badan jalan. Tentunya, bebatuan tersebut sangat membahayakan kendaraan melintas.

Sebab itu, warga mengeluhkan proyek jalan yang melintas di Pangkalan Balai sampai pengumbuk Yahya. Batu-batu koral membuat tergelincir ban roda kendaraan. "Sangat bahaya sekali bermotor, dipastikan ban tergelincir saat turun tanjakan," ungkap Taufik anggota BPD Pelajau yang berharap pihak kontraktor kiranya dapat membersihkan sisa coran di dalam molen jangan dibuang sembarangan.

Dijelaskan Taufik, masalah tumpahan cor mobil molen, yang membahayakan pengendara karena tumpahan cor dibuang di badan jalan yang mengakibatkan kekhawatiran pengendara. "Bahaya lagi, kalau malam hari," timpal Apri Yanto pengendara yang sedang melintas dari arah Kecamatan Rantau Bayur ke Kota Pangkalan Balai. Hal ini, menurut Apri, kurangnya perhatian dari pihak pemerintah akan keselamatan di jalan.

Terpisah, Sekda Banyuasin Dr H Senen HAR berharap pihak kontrak maupun sopir dari kendaraan mobil molen, agar perhatikan keselamatan kendaraan di jalan. Karena akibat berhamburan sisa coran beton membuat bahaya kendaraan. "Pihak kontraktor diminta untuk bersihkan debu-debu dan batu-batu koran yang bersebaran di badan jalan. Karena membahayakan keselamatan pengendara," tandas Sekda. (ydp)