Ketua Koni Palembang: Di Rumah Atlet dan Pelatih Tetap Latihan

Ketua Koni Palembang: Di Rumah Atlet dan Pelatih Tetap Latihan
Plt Ketua KONI Palembang

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA. com - Dampak dari mewabahnya virus Disearse (covid-19) atau virus corona juga berdampak ke dunia olahraga. Demikian dikatakan Pelaksana Tugas Komite Olahraga Nasional Indonesia (KON) Kota Palembang Aliyuddin Asral saat dihubungi via telepon selular, Rabu (29/4).

Dikatakan Aliyuddin, bahwa untuk KONI kota Palembang ini merupakan sifatnya pelayanan, yakni pelayanan administrasi, kalau orang melakukan administrasi tetap kita lakukan, makanya kita tetap buka. Untuk pelaksanaan keolahragaan kita hentikan sementara sampai akhir wabah ini benar-benar hilang. "Untuk jam operasionalnya juga kita batasi, untuk jam masuk pegawai dari pukul 09.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB. Dirolling total staf ada 6 orang. Untuk ketua-ketua bidang semua off. Sehari tiga orang sifatnya dirolling. Sehari yang masuk 3 orang, yang 3 orangnya lagi off," jelasnya.

Masih kata Aliyuddin, ini sudah dimulai sejak awal April 2020. Pencegahan untuk kesehatan juga kita terapkan baik untuk staf ataupun tamu yang ingin bertamu ke kita. Kita menyediakan tempat cuci tangan untuk tamu yang datang, dan untuk staf diwajibkan memakai masker. "Kendala sampai saat ini tidak ada, karena kita tidak ada kegiatan. Kegiatan pelatihan dihentikan sementara. Ini berdasarkan instruksi dari pemerintah, tapi mereka tetap latihan sendiri di rumah untuk para atlet, dan panduan melalui virtual pelatihnya," katanya.

Imbauan untuk para atlet dan pelatih tetap latihan di rumah masing-masing. Sedangkan untuk agenda pekan olahraga kota Palembang untuk sementara belum ada perubahan, tapi nanti kita lihat perkembangan dari wabah virus disearse (covid-19). "Untuk kesehatan para atlet dan pelatih tetap kita pantau, yakni melalui pelatih dari masing-masing cabang olahraga, karena para pelatih masing-masing masih suka ke sini. Sedangkan untuk cabang olahraga beregu misal sepak bola, volley, dan lain-lain itu kita serahkan kepada mereka bagaimana mekanismenya untuk latihan," ujarnya.

Kita tetap patuhi aturan pemerintah, tapi tetap instruksi universal adalah memberikan kesehatan, keahlian, secara global bahwa ini adalah kesehatan, cara mengimbau kepada atlet gunakanlah keahlian mereka sendiri. "Karena dari Covid-19 itu bisa terhindar dari tubuh kita yakni dengan pola berolahraga, karena covid-19 itu yang penting daya tahan tubuh kita tetap terjaga," ujarnya. (ksm)