Keok di Tangan Korban Sendiri,  Reza Babak Belur Dihajar Massa

Keok di Tangan Korban Sendiri,  Reza Babak Belur Dihajar Massa
Pelaku Penjambretan.(foto ist)

PAGARALAM, MEDIASRIWIJAYA.com - Keberanian Neti Hartati (50), warga Kelurahan Alun Dua, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam, dalam melawan aksi kejahatan menimpa dirinya, patut diacungi jempol. 

Bagaimana tidak, setelah dompet yang berisi uang dan identitas pentingnya dijambret oleh tersangka Reza Saputra, berhasil digagalkan oleh ibu rumah tangga (IRT) pemberani ini.

Bahkan muka pelaku yang melancarkan aksinya di ruas jalan Dusun Baru, Kelurahan Alun Dua, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam pada, Minggu (18/8), bonyok usai dihajar beramai-ramai oleh warga.

 Informasi dihimpun, kejadian bermula saat Neti Hartati yang kesehariannya PNS ini mengendarai sepeda motor melintas di tempat kejadian perkara usai pulang dari belanja dari pasar.

 Saat tiba di jalan Dusun Baru, Kelurahan Alun Dua, tiba tiba dari arah belakang pelaku yang mengendarai sepeda motor memepet motor korban.

Saat jarak sudah dekat secepat kilat tangan pelaku merampas dompet berisi uang milik korban. Usai berhasil merampas dompet targetnya, pelaku mencoba kabur. Namun korban tak begitu saja menyerah. Korban berusaha mengejar kendaraan pelaku sambil berteriak sekuat tenaga hingga mengundang perhatian warga dan pengguna jalan lainnya. Pelaku pun langsung dikejar warga dan berhasil ditangkap tak jauh dari lokasi kejadian.

Kapolsek Pagaralam Utara, AKP Herri Widodo, SH yang dikonfirmasi membenarkan aksi jambret yang berhasil digagalkan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

 “Jadi usai melakukan aksi jambret, korban langsung mengejar sambil berteriak, hingga seorang pengendara motor yang kebetulan melintas, bereaksi dan memepet sepeda motor pelaku dan mendorongnya hingga terjatuh,“katanya.

Petugas kepolisian yang menerima laporan warga, langsung turun ke lokasi dan mengevakuasi pelaku ke Mapolsek Pagaralam Utara.

 “Dari tangan pelaku berhasil diamankan dompet berisi uang dan sepeda motor yang digunakan pelaku untuk beraksi. Korban hampir mengalami kerugian sebesar 2.864.000,”pungkasnya.(een)