Kembali, Jembatan Gantung Desa Gelumbang Dihantam banjir

Kembali, Jembatan Gantung Desa Gelumbang Dihantam banjir
Kondisi jembatan gantung di Desa Gelumbang Kecamatan Kikim Timur yang kembali dihantam banjir yang menyebabkan kondisi saat ini rusak parah

GELUMBANG, MEDIASRIWIJAYA - Setelah dihantam banjir bandang beberapa hari yang lalu, tadi malam sekitar pukul 24.00 wib, jembatan gantung Desa Gelumbang Kecamatan Kikim Timur kembali dihantam banjir,akibat hujan yang sangat deras sehingga intensitas sungai Empayang kembali meluap. Dengan kondisi yang sudah rusak parah akibat dihantam banjir yang pertama, kini jembatan gantung sungai Empang menuju ke perkebunan dan pertanian Sungai Nasi, tambah rusak berat lagi. Bahkan ditimbuni oleh sampah-sampah yang dibawa arus Sungai Empayang.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Desa Gelumbang Kecamatan Kikim Timur Devi Harianto, saat dikunjungi langsung oleh awak media ini ke lokasi jembatan gantung sungai Empang. "Betul,akibat curah hujan yang lumayan lebat malam tadi sekitar pukul 24.09 wib, jembatan gantung Sungai Empayang kini tambah parah rusaknya. Ditambah lagi jembatan ini ditimbun oleh sampah-sampah yang dibawa arus sungai Empayang, sehingga kita khawatir akan meluapnya air Empayang ke pemukiman warga,"jelas Devi saat di lokasi jembatan gantung sungai Empang.

Ditambahnya, jembatan ini baru saja selesai dan dibangun melalui Dana Desa 2019 yang lalu, dengan menelan biaya 529.000.000 rupiah. "Mewakili masyarakat Desa Gelumbang, kami berharap kepada pemerintah dan semua pihak yang terkait untuk secepatnya memberikan bantuan kepada kami untuk membangun kembali jembatan gantung sungai Empang ini, karena jembatan gantung sungai Empang ini merupakan salah satu akses menuju tanah pertanian dan perkebunan masyarakat. Hampir 80% masyarakat desa kami, melalui jembatan gantung sungai Empang ini setiap harinya,"tambah Devi.

Ia juga mengimbau warga masyarakat yang melalui jembatan gantung sungai Empang ini agar tetap waspada dan hati-hati jika melewati jembatan gantung sungai Empang. "Kita juga menghimbau kepada para masyarakat yang melalui jembatan gantung sungai Empang ini, agar tetap waspada dan hati-hati, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, dan insya Allah secepatnya akan kita carikan solusinya agar bisa menyelamatkan tali seling dan lantai jembatan agar tidak terbawa hanyut arus sungai Empayang,"ujarnya.

Salah seorang warga Desa Gelumbang Hengki, yang tiap hari melewati jembatan gantung sungai Empang ini berharap agar Jembatan Gantung Sungai Empayang ini segera dibangun lagi. "Kami selaku masyarakat Desa Gelumbang,yang saban hari melalui jembatan gantung ini untuk menuju ke kebun, sangat-sangat berharap kepada pemerintah dan semua pihak yang terkait, agar secepatnya bisa membantu membangun kembali jembatan gantung ini, karena mata pencarian kami untuk menafkahi keluarga kami selaku petani, lahannya harus melalui jembatan ini,"pinta Hengki. (Akbar)