Kejaksaan Ungkap Tiga Cara Pelaporan Online

Kejaksaan Ungkap Tiga Cara Pelaporan Online
Acara, Sosialisasi Sistem Pelaporan Pidana Online Pidana Khusus kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Palembang.(Foto Ist)

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Pemerintah Kota Palembang, terus berupaya meminimalisir Tindak Pidana Korupsi (TPK), di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal tersebut disampaikan Walikota Palembang H.Harnojoyo melalui Staf Ahli bidang keuangan, pendidikan, hukum dan HAM Altur Febriansyah, dalam acara, Sosialisasi Sistem Pelaporan Pidana Online Pidana Khusus kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Palembang.

Walikota Palembang, terang Altur mengharapkan ASN Pemkot diberi pelatihan dan serta bimbingan, dalam pencegahan tindak pidana korupsi.

“Berikan pemahaman dan apa dampak dan akibat dari kejahatan korupsi. Hal ini untuk mengurangi niat untuk melakukannya,” ujar Altur menyampaikan pesan Walikota di rumah dinas, melansir detiksumsel, Senin (28/10).

“Semoga dengan adanya sistem pelaporan secara online, dapat mengurangi perbuatan korupsi," katanya.

Sementara, Koordinator Pitsus Kejati Sumsel, Susanto Gani menerangkan bahwa, Kejaksaan terus melakukan inovasi perubahan terkait pelaporan dugaan TPK.

Saat ini tuturnya, Pengadu baik dari LSM, masyarakat ataupun insan pers, diberikan kemudahan dalam melaporan, serta memantau perkembangan kasus tersebut.

“Kejaksaan ada aplikasi Pidsus Ok, yang bisa di downlod melalui playstore, disana bisa melapor dugaan korupsi,”jelasnya.

Selain itu juga ungkap Susanto, Kejasaan menyiapkan layanan pelaporan lewat aplikasi whatsap di nomor 081113008857, selain itu bisa juga lewat email pidsuskejatisumsel.ok@gmail.com.

“Jadi diera teknologi ini kedepan, tidak ada lagi yang namanya surat kaleng, semua jelas siapa melapor dan bagaimana perkembangan pelaporannya,”jelasnya.

“Semoga dengan adanya inovasi seperti ini, angka tindak pidana korupsi semangkin bekurang,” ujarnya.(net)