Jaring 75 Pelanggar Lalu Lintas

Jaring 75 Pelanggar Lalu Lintas
Satlantas mengelar razia di Eks Mapolsek Prabumulih Timur menyetop sejumlah kendaraan melintas. (Foto: ist)

PRABUMULIH, MEDIASRIWIJAYA - Menjelang Operasi Lilin dalam rangka pengamanan natal dan tahun baru, Satlantas kembali mengelar razia di jalanan. Kali ini, dipusatkan di Eks Mapolsek Prabumulih Timur.

Hasil razia, setidaknya menjaring 75 Pelanggar lalu lintas (lalin) diberikan sanksi tilang oleh Satlantas.

“Hasil razia kali ini, sebanyak 65 STNK. Lalu, 10 SIM dan 1 unit sepeda motor (SPM) diamankan,” ujar Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SIk SH MH dikonfirmasi melalui Kasat Lantas, AKP Betty Purwanti SIk didampingi Kanit Turjawali, Ipda A Teki TA, melansir globalplanet, Selasa (10/12).

Ia menambahkan,  sasaran razia masih seperti biasanya. Meliputi; surat-surat kendaraan, kelengkapan kendaraan, sabuk pengaman, helm, dan lain-lainnya.

“Razia ini, kita lakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam berlalu lintas. Sehingga, ke depan tidak terjaring lagi dalam razia dan dikenakan tilang,” ujarnya.

Dia mengatakan, kepatuhan berlalulintas sangat penting bagi pengendara. Khususnya, mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) menyebabkan kerugian material dan tak jarang jiwa bagi pengendara itu sendiri.

“Makanya, kita imbau tak henti-hentinya. Mengimbau, agar pat dan taat berlalu lintas, sebagai upaya mewujudkan zero accident,” tukasnya.

Sementara itu, Anton (38), salah satu pengendara mengaku, terjaring razia karena SIM-nya tidak ketahuan telah kadarluarsa.

“Pas cek dompet, ternyata SIM saya sudah mati. Mau bagaimana lagi, yah ditilang petugas lah. Memang kesalahan saya,” akunya.(net)