Instruksi Bupati OI HM Ilyas Panji Cegah Penyebaran Sampai ke Desa

Instruksi Bupati OI HM Ilyas Panji Cegah Penyebaran Sampai ke Desa
Teks photo : Guna pencegahan mewabahnya covid-19 di Kabupaten OI, para perangkat Desa Tanjung Batu menyedikan posko layanan pemeriksaan medis kepada warga pendatang maupun masyarakat yang baru saja mudik ke kampung halamannya di Desa Tanjung Batu.

INDRALAYA, MEDIASRIWIJAYA --Berdasarkan instruksi Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI) HM Ilyas Panji Alam kepada jajarannya mulai dari tingkat OPD sampai ke jajaran Pemerintahan Desa untuk melakukan pencegahan sedini mungkin akan bahaya corona virus covid-19. Kini sejak beberapa hari yang lalu sampai dengan saat ini, telah melakukan segala bentuk upaya untuk pencegahan penyebaran wabah covid-19 mulai dari dilakukannya sosialisasi penyemprotan disinfektan massal, sosialisasi melalui pengeras suara atau spanduk, hingga melakukan pemeriksaan bagi para pendatang.

Seperti yang dilakukan oleh empat desa di Kecamatan Tanjung Batu antara lain yakni Desa Tanjung Pinang 1, Tanjung Pinang II, Limbang Jaya I, dan Limbang Jaya II. Mereka mendirikan posko pemeriksaan bagi orang asing baik warga pendatang maupun warga yang baru saja mudik ke kampung halamannya. Satu persatu dari mereka tak luput dari pemeriksaan medis. Sekretaris Desa Tanjung Pinang I, Mukri mengatakan posko ini sudah didirikan oleh empat Kepala Desa  bekerjasama dengan Puskesmas, Koramil, dan Polsek Tanjung Batu sejak didirikan pada 1 April lalu berjalan dengan lancar dan aman. "Alhamdulillah berjalan dengan lancar hingga kini belum ada yang kita bawa ke Puskesmas," ujarnya Senin (3/4) saat dibincangi di posko tersebut.

Lebih lanjut dikatakanya di posko ini bagi orang asing yang ingin masuk ke empat desa akan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan disarankan untuk cuci tangan. "Orang asing yang ingin masuk akan dicek suhu tubuh, cuci tangan serta  kendaraannya akan disemprot disinfektan," ungkapnya. Untuk diketahui berbagai cara sudah dilakukan oleh Pemkab OI dalam mengantisipasi penyebaran virus corona dengan melakukan penyemprotan disinfektan di ruang publik, mendirikan posko di lima titik, sosialisasi melalui surat edaran, spanduk, dan instruksi ke Pemerintah Desa.(Ber)