Imbau Pedagang Lunasi Tunggakan Sewa Kios

Imbau Pedagang Lunasi Tunggakan Sewa Kios
(Foto Ist)

EMPATLAWANG, MEDIASRIWIJAYA – Tunggakan pedagang yang menyewa kios dan los di Pasar Tebing Tinggi, mencapai Rp 262 juta lebih. Mayoritas pedagang tidak membayar sewa sejak tahun 2017.

Staf Khusus Bupati Empat Lawang, Suharli M Yamin mengimbau agar pedagang segera melunasi tunggakan sewa kios di pasar tradisional milik pemkab tersebut.

"Sewa kios dan los tersebut salah satu pendapatan asli daerah, yang termasuk dalam retribusi," katanya saat membuka sosialisasi kepada pedagang kios, los dan kaki lima Pasar Tradisional Tebing Tinggi, dalam rangka menumbuh kembangkan perekonomian rakyat dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) yang digelar di Hotel Kito Tebing Tinggi, melansir silamparionline, Rabu (11/12).

Dia menegaskan, jika masih ada pedagang yang enggan membayar tunggakan, pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

"Kami akan memutuskan perjanjian sewa pakai kios atau los," ujarnya.

Apalagi, saat ini, dia menambahkan banyak warga yang ingin masuk ke pasar tradisional tersebut.

Karena itu, kalau tidak segera dilunasi  akan digantikan pedagang lain, tambah dia.

Lebih lanjut Suharli menyampaikan, pemerintah akan merubah isi perjanjian atau MoU antara pedagang los atau kios milik pemerintah di pasar tradisional dengan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, yang semula 20 tahun penempatan menjadi 5 tahun penempatan saja. “Itu akan dimulai pada 2020 mendatang atau tahun depan,” jelasnya.

Terkait persoalan pedagang kaki lima, Suharli menyebut Pemkab Empat Lawang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan menertibkan seluruh pedagang khususnya di Pasar Tebing Tinggi.

“Nanti seluruh pedagang kaki lima semuanya direlokasi ke Pulau Mas, tidak ada lagi yang ada di atas jembatan, lorong talang padang atau di sepanjang jalan lintas, semuanya akan ditempatkan di kios-kios yang saat ini sedang dibangun di kawasan Pulau Mas,” terangnya.(net)