Hotel dan Resto Tolak Pemasangan Tapping Box

Hotel dan Resto Tolak Pemasangan Tapping Box
Foto -  Sekretaris Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten OKU, Zahrun

BATURAJA, MS  - Pemasangan tapping box (alat monitorong transaksi online) yang dilakukan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), terhadap hotel, restauran dan tempat hiburan mendapat kendala di lapangan. Pasalnya ada beberapa hotel dan tempat hiburan menolak untuk dilakukan pemasangan tapping box.

Sekretaris Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten OKU, Zahrun saat dibincangi wartawan di ruang kerjanya, Senin (17/9) menjelaskan, kendala penolakan pemasangan tapping box itu, dirasakan langsung oleh petugasnya di lapangan. Bahkan mendapat perlakuan ucapan tidak mengenakan."Ada beberapa hotel dan tempat hiburan yang menolak untuk dipasang. Bahkan ada yang menantang bersedia agar izin mereka dicabut," ujar Zahrun.

Untuk pemasangan ini, kata Zahrun sebenarnya wajib. Sehingga ke depan transaksi pembayaran pajak bisa transparan. Adanya hal demikian, kata Zahrun pihaknya memang belum mengambil tindakan tegas. Yang dilakukan masih dengan cara pendekatan dan komunikasi yang baik.

 Pengadaan tapping box ini, kata Zahrun, alatnya diadakan langsung oleh Bank SumselBabel, jumlahnya sebanyak 54 unit. Sebagian sudah terpasang dan masih ada sisa sekitar 24 unit belum terpasang. Yang menjadi kendala lain kata Zahrun yakni, ada juga yang sudah dipasang namun tapping box-nya tidak dipasang pada tempatnya. Hal ini kata Zahrun, pasti ketahuan karena sistemnya online bisa dipantau dari Kantor Dispenda OKU. "Jadi bisa ketahuan secara langsung bagi yang tidak memakai atau offline tapping box ini. Kita pernah temukan tapping box yang offline," katanya.

Mendapati hal tersebut, kata Zahrun pihaknya langsung melakukan pengecekan di lapangan. Saat dicek ditemukan ada tapping box yang tidak terpasang melainkan diletakan dalam lemari saja. "Kita langsung melakukan teguran. Alasan mereka belum mengerti sistem pemakaian. Oleh karena itu kita juga sudah menyiapkan petugas yang membidangi hal ini untuk memberikan pendampingan," katanya.(rnj)