Harga Sawit Kembali Turun

Harga Sawit Kembali Turun
Petani sawit Muaraenim saat panen disalah satu kebun di kawasan Kabupaten Muaraenim.(Foto ist)

MUARAENIM, MEDIASRIWIJAYA – Wajah petani kelapa sawit di Muaraenim kembali murung. Soalnya setelah sebelumnya harga kelapa sawit tandan buah segar (TBS) sempat naik mencapai Rp950-1.100 per kilogram ditingkat petani, kini kembali turun atau terjun bebebas menjadi Rp750-980/kg.

Kelapa sawit tersebut mengalami penurunan sejak satu bulan terakhir. Sebelumnya harga ditingkat petani Rp 950/kg, sedangkan harga ditingkat agen pengumpul atau ram sebesar Rp1.100/kg.

“Aduh, bagaimana petani sawit mau sejahtera, harga kelapa sawit yang sebelumnya sudah sempat naik, kita turun lagi pecah dari Rp 1.000/kg.” jelas Lai Karo, salah seorang petani, melansir beritapagi, kemarin.

Menurut dia, harga kepala sawit mengalami turun memasuki akhir  September. “Kalau harga kepala sawit terus menerus seperti ini, bagaimana petani bisa merawat kebunnya untuk membelik pupuk maupun biaya perawatan. Sedangkan untuk makan saja tidak cukup,” ujarnya.

Padahal, lanjutnya pemerintah telah berjanji akan menjadikan kelapa sawit sebagai baku bio disel. Namun kenyataannya sampai sekarang jenji tersebut belum juga terealisai.

“Kita berharap pemerintah mempunyai perhatian serius terhadap harga komodinit pertanian rakyat baik kelapa sawit maupun karet serta komoditi pertanian lainnya. Sungguh ironi pemerintah mau meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi harga komoditi pertanian tidak kunjung naik malah bertambah turun,” tegasnya.

Sementara itu, salah seorang agen pengumpul atau ram, Dod mengaku tidak tahu penyebabnya kenapa harga kelapa sawit kembali turun. “Dak tau mang kenapa turun lagi harganya, kami terpaksa membeli dengan harga turun juga,” jelas Dod.

Ketika ditanya apakah harga kelapa sawit akan naik kembali, kemungkinan bakal turun terus. “Jika melihat kondisi seperti ini, nampaknya harga kelapa sawit bakal mengalami turun terus,” jelasnya.(net)